indosiar.com, Lebanon - Hisham Gamir Ghossain (36) warga Lebanon meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju ke rumah sakit Markas Kontingen Garuda. Sedangkan Turki Ahmad El Houssain (33) tahun berhasil di selamatkan, tim dokter TNI karena hanya mendapatkan beberapa luka di kepala dan perut.
Menurut Dr Dedi Achmad Zaelani tewasnya Hisham terutama disebabkan oleh primary blast injury. Hasil ovservasi terhadap fisik korban tidak ditemukan luka akbiat pecahan atau serpihak benda yang dapat meneybabkan kematian. Hanya ditemukan beberapa tulang yang patah dan luka terbuka pada tubuh korban. Kedua korban telah dibawa kembali ke rumah sakit umum di Nabatiyah.
Dari lokasi ledakan, ditemukan lubang berdiamater 6 meter dengan kedalaman 1,5 meter. Tim dari Lebanon Armed Forces (LAF), Kepolisian Lebanon dan Tim Civil Guard Judicial Police serta Tim Penjinak Bom dari Komando Sektor Timur UNIFIL menyimpulkan ledakan diduga berasal dari ranjau anti tank yang dipasang semasa perang antara milisi Lebanon dengan Israel. Ranjau tersebut aktif setelah tersentuh salah satu bagian traktor yang dikendarai dua korban tengah berladang di lahan milik Hisham. Kondisi traktor sendiri rusak berat dengan kondisi hilang roda depan dan atap serta bagian tengah yang hancur.(Her)