jeruk bali
Sosbud
14-Jul-2008 10:02:26 WIB
MAGIC BRAIN
Meditasi Merupakan Unsur yang Sangat Diperlukan dan Penting Bagi Manusia



Berita HOT:

Pada zaman <pancaroba> yang sedang kita alami saat terkini, dimana-mana telah dianjurkan, bahkan ditekankan untuk banyak melakukan <Meditasi>. Apa gerangan yang ingin diperoleh dengan kondisi seperti itu? Banyak diantara kita yang tidak mempunyai pengertian benar mengenai hal ini, karena kurang mempunyai perhatian yang <mendalam>. Pengertianya hanya dangkal saja dan kurang memenuhi ketentuan yang diperlukan didalam hal meditasi tersebut.

Segala sesuatu yang menyangkut hal meditasi mempunyai cara dan arti yang terkadang mempunyai nuansa yang kurang tepat. Kini telah banyak diketahui yang menyangkut hal <menditasi> tersebut. Kondisi seperti ini ternyata setelah diselidiki dengan seksama oleh pakar-pakar dunia internasional, bahwa meditasi dapat <memperpanjung Umur>, keadaan sehat wal’afiat selalu, tahan uji dalam segala kondisi <Stress>, mempunyai kecerahan berpikir, dan masih banyak keuntungan-keuntungan yang dapat dikemukakan disini.

Di Amerika saja kini  telah banyak orang melaksanakan meditasi, yang merupakan bagian dari cara hidup mereka. Dan menurut khabar terakhir telah mencapai jumlah lebih dari <duapuiluh juta> orang. Namun demikian masih saja ada lebih dari <tiga ratus juta> orang yang kurang memahami serta melaksanakan meditasi sebagai salah satu unsur penting untuk memelihara <kesehatan> tuntas.

Menurut penyelidikan seksama dari para pakar dunia internasioanal, baik <barat> maupun <timur>, yang melaksanakan riset sejak dasa warsa akhir ini, mereka menemukan hal yang kini sedang digandrungi oleh banyak sekali orang, yaitu, mempunyai kondisi yang mereka namakan <Alpha Optimal>. Secara medis dengan ukuran EEG pada getaran <sepuluh gelombang> per detik atau dinamakan kondisi <10 Hertz>. Tentu para pembaca dari <magic Brain> sudah tidak asing lagi dengan istilah yang penulis kemukakan disini, bukan?

Salah satu pakar yang telah mendirikan lembaga riset bernama <Centerpointe Institution>, bahkan telah membuat CD dengan berbagai macam nuansa tujuan, yang dapat mendukung para penggunanya untuk mempunyai kondisi <Alpha Optimal> tadi didalam mencapai kondisi tersebut dengan hanya mendengarkan CD itu saja.

Hanya saja ke-efektifan dengan mendapatkan rangsangan melalui CD dan mempunyai pengendalian diri sendiri akan hal itu dari <dalam diri>, mempunyai perbedaan telak didalam merekamkan kondisi tersebut pada neuron-neuron Otak kita masing-masing.

Tahukah para pembaca, bahwa CD yang diproduksi oleh lembaga tersebut telah meluas penggunaanya dan dipergunakan oleh pakar-pakar seperti Jack Canfield (co-author dari the New York Times Best-selling Chicken Soup for the Soul books), penulis buku-buku <best selling> Kathlyn Hendricks, dan Ken Wilber yang oleh Robert Kagan dari Harvard University disebut sebagai <national treasure> yang membawakan nama Amerika diatasnya dalam ilmu pengetahuan yang menyangkut <Meditasi>.

Kita yang termasuk Negara Timur, memang sudah lama mengenal hal menditasi tersebut yang secara tradisional dinamakan <samedi>. Para leluhur kita yang mendapatkan nama <Sakti> mendasarkan kemampuan itu pada <samedi> tersebut, suatu unsur utama didalam cara <bertapa>, bukan? Apapun yang dinamakan <tradisional> memang ada keterbatasan alami, seperti halnya dengan bakat-bakat yang kita punyai. Dan bila tidak didukung oleh suatu <riset>, maka peningkatanya akan tidak mencapai ketinggian yang dapat disebut maksimal.

Kita masih saja terlalu lengket kepada sesuatu ynag dinamakan <tradisional> dan kurang memberikan nilai terhadap sesuatu yang telah melampaui <masa riset> yang panjang. Sebagai suatu negara yang baru berkembang sudah tentu banyak hal yang mempunyai prioritas untuk dilaksanakan dengan teliti dan tidak sembarangan.

Tapi, menentukan prioritas itu pun kita seharusnya mempunyai <kepekaan intuitif> yang tuntas yang dapat mengarahkan diri kita kepada tujuan yang jauh lebih <mulia> daripada yang kini sedang dialami. Kemuliaan inilah yang menurut penulis merupakan dasar dari suatu perkembangan <Jiwa> yang <Luhur>, yang telah kita ketahui dari para leluhur.  Apakah kita pada masa <industrialisasi> kini sudah tidak mempunyai perhatian lagi kepada hal yang dinamakan <Subyektif>? Industrialisai memberikan kemudahan-kemudahan, tapi juga perusakan jiwa pada kita termasuk para remaja, yang sedang menggandrungi terlibat didalam perkembanganya.

Kita seharusnya lebih berhati-hati akan efek-efek yang kurang tepat dari perkembangan materi, yang merupakan rangsangan <Obyektif> yang membatasi diri kita untuk memahami hal <Spiritual> yang jauh lebih dekat kepada perkembangan alami. Kini Agama pun telah banyak meninggalkan ke-spiritualanya dan mendekati <keduniawan> dengan berbagai bentuk nuansa hingga melibatkan diri didalam persoalan <politik>. Agama pada dasarnya <Harus> menjauhkan diri dari hal <perpolitikan> tersebut.

Yang mana ditinjau dari penglihatan <spiritual> hal politik ini tidak sesuai dengan tujuan hidup sebagai manusia yang hendaknya memperhatikan kemajuan sesamanya yang ketinggalan didalam kemajuan kesejahteraan, bukan begitu yang kini sedang terjadi??? Masihkah kita belum juga terbangun dan menginsyafi hal kekurangan tersebut? Sampai kapankah kita harus menunggu akan adanya suatu <revolusi perubahan> seperti terjadi waktu kita sedang dibangkitkan oleh pemimpin Besar Bung Karno saat itu, untuk membebaskan diri dari suatu penjajahan yang merusak nama para leluhur kita?

Bangunlah para pembaca, laksanakan banyak <meditasi> seperti para leluhur kita yang mempunyai sejarah yang murni dan babas dari nuansa pemikiran korupsi yang pada dasarnya merusak kejiwaan, bukan? Kita telah belajar menyimpang hal yang <lurus> dari Belanda, bukan? Dan hal itu masih <tetap ada> kini, yang dilaksanakan dalam periode pemerintahan seorang <kopral Belanda> masa lalu.  Perkembangan jiwanya yang kelihatan bijak rupanya hanya di<luar> saja, tapi didalamnya tetap jiwa terjajah. Demikianlah Kenyataannya!(Ijs)

 

H.Rd. Lasmono Abdulrify Dyar Dipl.Sys.Ing., Ph.D adalah Guru Besar dan Direktur Metode Silva Untuk Indonesia, yang berpusat di Laredo - Texas - United States of America

 

Nama:
Email:

More MAGIC BRAIN:
[ more Magic Brain ]
© 2008, INDOSIAR.COM | QUICK MENU :