jeruk bali

Magic Brain

Bentuk dari perangkat kesosialan dimasyarakat kita masih merupakan pembangunan yang memakan waktu panjang. Hal ini karena kesadaran mengangkat derajat sesama yang berada didalam tingkatan sosial yang sangat rendah, masih belum menjadi sifat yang umum.
Beliau mempunyai pengetahuan yang cukup luas dan kelihatan, seperti ayahandanya Hamengku Boewono IX, adanya pengaruh kespiritualan yang cukup tinggi. Hal ini seharusnya dapat dipunyai oleh setiap pemimpin yang bermaksud membawakan kesejahteraan pada rakyat yang dipimpinnya.
Hal yang menyangkut perilaku korupsi, kini memang sedang mendapatkan sorotan tajam diseluruh dunia. Banyak individu rupanya yang masih mempunyai jiwa yang sehat dan gemas melihat adanya perilaku seperti itu.
Kita harus bisa menjadi pelopor dan teladan di mana saja. Kiatnya hanya satu, terus menerus menumbuhkan rasa takut menggunakan dan memakan uang haram. Jangan sampai daging kita ini tumbuh dari hasil rejeki yang haram.
Orang-orang yang berbuat jahat akan selalu berusaha mencari kawan apa pun caranya. Cara keras, pelan, lewat bujukan atau apa pun akan mereka lakukan agar mereka mendapat dukungan. Mereka pada dasarnya tidak ingin ada orang yang bersih.
Suatu kebiasaan yang terjadi terus menerus, akan sulit dapat dirasakan sebagai sesuatu yang pada hakekatnya merusak akhlak. Dan bila akhlak sudah mulai rusak, apakah yang dapat diharapkan bahwa dasar keadilan suci akan dapat dilanggengkan.
Manusia yang tidak membiasakan diri atau belajar kemampuan pengendalian dengan tuntas akan selalu rentan terhadap kelemahan-kelemahannya. Padahal manusia diciptakan dengan sangat sempurna!
Nuansa negatif dan positif memang ada batasnya, tapi sangat halus, bahkan bisa saling mempengaruhi. Didalam hal ini yang berperan adalah emosi, yang biasanya tak terkendali dan mempunyai bentuk kebiasaan yang telah tertanam benar untuk saat yang lama sekali.
Banyak sekali diantara kita belum mengetahui benar bahwa khayalan atau imajinasi akan mampu mengarahkan kita pada suatu tujuan yang positif maupun negatif.
Manusia diciptakan dengan kodrat atau kesempatan bagi masing-masing beserta urut duduknya (hierarchy) takdir yang telah ditentukan, tapi bisa saja menjadi disalah arahkan karena pengaturan nasibnya yang diserahkan kepada manusia itu sendiri.

 1 2 3 4 5 6 7 8 9 >  Last ›

© 2008, INDOSIAR.COM | QUICK MENU :