indosiar.com, Jakarta - Soni Suharsono, bocah berusia 9 tahun ini Senin (19/12/05) kemarin, akhirnya menghembuskan napasnya di Rumah Sakit Persahabatan Jakarta Timur dengan tubuh penuh luka lebam dan penyumbatan di paru-paru. Bocah ini diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan ibu tirinya.
Menurut ibu kandung korban Nursifah, siswa kelas 9 SD ini tidak mampu bertahan hidup akibat penyumbatan darah di paru-paru. Patah tulang rusuk sebelah kanan dan pembengkakan di kepalanya bagian kanan yang diperkirakan terjadi sekitar sebulan ini.
Korban sempat mengatakan pada ibu kandungnya ia sering dianiaya sejak tinggal bersama ibu tirinya selama 2 tahun di Karang Gereng, Purwodadi. Nursifah yang merantau bersama suami keduanya ke Jakarta, baru mengetahui penganiayaan terhadap anak keduanya ini saat mudik lebaran ke Grobokan, Jawa Tengah kemarin. Ibu tiga anak ini langsung memboyong Soni ke Jakarta untuk diberi perawatan.
Ayah kandung Soni sendiri diduga tidak mengetahui penganiayaan ini karena merantau juga ke Jakarta. Sejak usia 7 tahun, ayahnya mengajak korban tinggal bersama istri kedua dan seorang anak tirinya.
Hingga kini belum diketahui pasti mengapa ibu tiri Soni sering menganiaya korban. (Eliza Amanda dan Andi Nugroho/Sup)