indosiar.com, Lombok Barat - Seorang siswa kelas III sebuah Tsanawiyah di Mataram, nekat gantung diri. Pihak keluarga Nurjihad sama sekali tak menyangka bahwa putranya nekat mengakhiri hidupnya, hanya karena cintanya ditolak Solu, siswa kelas V SD, yang masih terhitung sepupunya.
Bahkan tindakan ini sudah direncanakan Jihad, putra sulung Haji Suri, warga Batu Layat, Lombok Barat, jauh sebelumnya karena terbukti korban sudah mempersiapkan batu nisan untuk dirinya, lima bulan sebelumnya. Diakui Haji Suri, lima bulan sebelumnya ia sempat curiga ketika korban mempersiapkan dua buah batu nisan yang diambil di kali dan disimpan korban dikamarnya.
Sebelum tewas, Jihad sempat menulis 3 pucuk surat yang ditujukan ke orang tuanya, guru, dan teman-temannya serta untuk pujaan hatinya, Sul. Aparat Polsek Senggigi yang melakukan olah TKP dan visum akhirnya memastikan kematian korban Nurjihad, murni akibat bunuh diri.(Agus Zaeroni/Idh)