indosiar.com, Bogor - Untuk yang kedua kalinya, pemuda tanggung di Bogor, Jawa Barat, pengemar berat grup musik Slank tanpa diketahui sebabnya mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Tidak ada tanda-tanda atau masalah yang menyebabkan Asep Sumaryadi nekad mengantung dirinya di plafon rumahnya. Setidaknya seluruh anggota keluarga dan warga Jalan Jabaru Tiga, Pasir Kuda, Bogor Barat mengenal korban sebagai figur pemuda tanpa masalah dan pandai bergaul.
Sesuatu yang mengejutkan bagi polisi adalah ketika menemukan surat wasiat sebelum korban tewas yang ditulis dalam buku hariannya berisi mirip dengan korban gantung diri sebulan sebelumnya di Bogor Tengah.
Isianya, korban meminta pihak keluarga untuk mendengarkan album lagu sedih dari kelompok musik Slank jika mereka rindu kepada korban.
Petugas Polsek Bogor Barat tidak melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab sebenarnya kematian korban, karena dari ciri-cirinya korban memang tewas murni karena bunuh diri. (Tim Liputan/Sup)