indosiar.com, Kutacane - Ladang ganja seluas 4 hektar ditemukan petugas dari Polres Gayo Leuwes, Nanggroe Aceh Darussalam. Setelah melakukan perjalanan selama 12 jam, 20 personil polisi dan Brimob tiba di kawasan Gunung Kunkei sekitar 300 km dari Kutacane, Aceh Tenggara, lokasi penanaman ganja.
Pertama, tim Operasi Anti Narkoba ini menemukan lokasi perladangan seluas 2 hektar dengan jumlah pohon ganja sekitar 4000 batang yang tingginya rata-rata 1,5 meter. Ladang ganja yang berada persis di lereng pegunungan ini memang sangat tersembunyi, karena lokasi ladang tersebut dulunya adalah hutan yang pohonnya sudah ditebang.
Setelah menyisir kawasan ladang ganja ini, tim yang dipimpin oleh Kapolres Gayo Leuwes AKPB Tursilo menemukan 3 buah rumah pondok dan ganja yang sedang dijemur. Pada saat tim ini mendekati pondok, pemilik yang diperkirakan mencapai tujuh orang itu, langsung melarikan diri.
Tidak berhasil membekuk para pemilik, polisi kemudian mencabuti pohon ganja tersebut, mengumpulkan dan kemudian ladang ganja dibakar berikut pondoknya. Sedangkan 40 batang pohon ganja dibawa sebagai barang bukti. Selain kawasan Pegunungan Kunkei, polisi juga menemukan lagi 2 hektar ladang ganja di Gunung Pantan Radu, yang jaraknya ditempuh selama 6 jam perjalanan.(Edi Iriawan/Idh)