indosiar.com, Bandar Lampung - Seorang warga Desa Wonosobo, Tanggamus Lampung kritis setelah tertembak peluru nyasar. Peluru bersarang di perut korban sehingga menyebabkan korban mengalami pendarahan hebat. Anehnya warga setempat tidak ada yang mengetahui dari mana peluru tersebut berasal.
Sungguh malang nasib Sultomi, warga Pukon Bandar Kejadian Kecamatan Wonosobo Tanggamus ini Selasa (19/08) kemarin, dilarikan warga ke Rumah Sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung karena menderita luka tembak di perutnya.
Pemuda berusia 20 tahun tersebut masih dalam kondisi kritis akibat peluru tajam yang masih bersarang di perutnya. Peristiwa terjadi pada Senin malam lalu sekitar pukul 22.00 WIB. Korban yang tengah duduk di teras rumahnya tiba-tiba jatuh tersungkur, saat ditolong warga, perut korban banyak mengeluarkan darah. Sebelumnya terdengar suara letusan senjata api yang tidak diketahui darimana asalnya.
Menurut keterangan warga, pada malam kejadian di Pekon Bandar Kejadian tengah berlangsung pentas organ tunggal yang ramai dikunjungi warga. Namun ajang organ tunggal tersebut berlangsung aman tanpa keributan, sayangnya karena warga panik peristiwa penembakan ini belum dilaporkan ke aparat kepolisian setempat. (Fauzi Heri/Sup)