indosiar.com, Pekalongan - Seorang anak yang berstatus pelajar Sekolah Dasar di Pekalongan, Jawa Tengah Rabu (20/8/08) siang diamankan polisi karena diduga telah mencabuli 7 anak seusianya. Sementara di Banjarmasin seorang pandai besi juga ditangkap karena mensodomi 27 anak.
Rohman, warga Desa Panjang, Pekalongan, Jawa Tengah kini berurusan dengan petugas kepolisian. Pelajar kelas 5 Sekolah Dasar di Pekalongan ini diamankan karena diduga melakukan pencabulan terhadap anak - anak. Kepada petugas penyidik tersangka mengaku telah mencabuli 3 anak - anak, namun petugas mencurigai korban perbuatan tersangka mencapai 7 orang hal ini didasarkan pada laporan warga.
Tersangka melakukan perbuatannya selama kurun waktu bulan Juli hingga Agustus 2008. Para korbannya rata - rata usia 5 hingga 7 tahun. Modusnya tersangka memberi iming - iming kepada korban uang dan permen. Tersangka mengaku mencabuli karena pengaruh film porno yang dilihatnya di DVD. Perbuatan tersangka terungkap berawal dilaporkan orangtua korban, setelah anaknya mengaku telah digagahi tersangka.
Sementara dari Banjarmasin Abu Bakar, seorang pandai besi warga Mandarahan Rantau Tapin ditangkap polisi karena telah mensodomi sedikitnya 27 orang anak. Perbuatan lelaki ini terbongkar setelah seorang anak yang menjadi korbannya mengadu kepada orangtuanya.
Dari hasil introgasi pihak kepolisian tersangka mengaku ternyata telah mensodomi sejak 3 tahun lalu. Usia anak - anak menjadi korbannya antara 10 hingga 15 tahun kepada petugas tersangka mengaku terlebih dahulu mengiming - imingi calon korbannya dengan membelikan sepatu bola dan kaos.
Tersangka mengakui kelainan seks pada dirinya muncul akibat trauma, dimana waktu kecil Abu Bakar juga pernah menjadi korban sodomi. (Tim Liputan/Dv).