indosiar.com, Citeureup, - Perampokan berdarah Senin (25/08/08) terjadi di kota Bogor, seorang wanita warga Citeureup Bogor tewas dianiaya perampok yang menyatroni rumahnya. Perampok juga menganiaya pembantu rumah sehingga korban menderita luka parah.
Aksi perampokan berdarah ini menimpa Sianawati Darmali warga Jalan Asem Barat, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Istri dari salah seorang petinggi di pabrik semen Cibinong ini tewas dengan dua luka hantaman benda tumpul di kepalanya. Selain membunuh Sianawati, perampok juga menganiaya pembantunya bernama Sri dan menggasak harta berharga milik korban.
Aparat Polsek Citeureup membawa jenazah korban ke Rumah Sakit PMI Bogor untuk divisum, sementara pembantu korban saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Bina Husada Cibinong mendapatkan perawatan secara intensif. Tewasnya korban di tangan perampok ini diketahui sekitar pukul 10.00 WIB Minggu kemarin.
Saat itu salah seorang rekannya yang menghubungi melalui telpon berulangkali, namun tidak ada jawaban. Maka teman korban bernama Lina mendatangi rumahnya dan mendapati Sianawati tewas bermandi darah. Aksi perampokan ini terungkap setelah warga yang curiga dengan kondisi rumah korban tidak biasanya.
Salah seorang keluarga Sianawati tampak tak mampu menahan kesedihannya begitu mendengar berita kematian korban. Sementara itu pelaku perampokan disertai pembunuhan Christian Yunanda warga Kampung Kamurang Citeureup langsung ditangkap warga. Secara kebetulan Christian yang dicurigai sebagai pelaku perampokan masih berada disekitar tempat kejadian dan berusaha kabur dengan harta rampokannya.
Menurut warga, beberapa harta benda milik korban itu antara lain perhiasan emas, handphone dan uang dolar Amerika bernilai ratusan juta rupiah. Untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan, polisi dari aparat Polsek Citeureup langsung mengiring tersangka ke kantor polisi untuk disidik lebih lanjut. (Iwan Kurniawan/Sup)