indosiar.com, Indramayu - Dua orang warga Indramayu, Jawa Barat tewas didalam sumur saat sedang memperbaiki pipa pompa air. Diduga kuat korban tewas akibat menghirup gas beracun yang keluar dari dalam sumur.
Mayat Casmidi dan menantunya Dulloh akhirnya berhasil diangkat oleh warga dari dalam sumur samping rumahnya di Desa Jaya Leksana, Kedokan Bunder, Indramayu. Karena minimnya peralatan dan sulitnya medan proses evakuasi memakan waktu sekitar 2 jam.
Peristiwa naas tersebut berawal saat Casmidi dan Dulloh memperbaiki saluran pipa pompa air yang rusak. Keduanya membongkar lantai keramik yang menutup lubang sumur, karena letak pipa yang rusak didasar sumur, Dulloh masuk kedalam sumur, namun korban langsung lemas dan tercebur. Sementara Casmidi yang berusaha menolong mengalami nasib yang sama. Keduanya terjatuh dan tewas di dasar sumur sedalam 15 meter.
Namun tewasnya kedua korban baru diketahui satu jam kemudian oleh Supera, istri Casmidi. Supera curiga karena keduanya tak menyahut saat dipanggil. Melihat suami dan menantunya tewas, Supera langsung histeris hingga tak sadarkan diri.
Diduga kuat kedua korban tewas akibat menghirup gas beracun yang keluar dari dalam sumur. Saat warga memasukan anak ayam sebagai percobaan beberapa menit kemudian ayam tersebut mati. Kasus ini masih dalam penyelidikan petugas Polsek Karang Ampel. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan petugas menutup sumur dan memberi garis polisi. (Masyuri Wahid/Sup)