
Begonia daun indah adalah salah satu dari 1000-2000 hibrida tanaman hias yang memiliki karakter yang kuat. Begonia jenis ini yang menonjol adalah daunnya yang menarik.
Sebenarnya begonia tipe ini juga menghasilkan bunga, namun bunga yang ada tidak terlalu berfungsi untuk hiasan sehingga saat muncul bunga sebaiknya dibuang/dipotes.
Spesies asal dari kelompok ini adalah Begonia rex, namun spesies ini sekarang sudah tidak begitu eksis digantikan oleh hibrida-hibridanya yang banyak berkembang. Begonia daun memiliki beragam bentuk daun yaitu bentuk bintang, oval menyebar dan sebagainya. Ukurannya juga beragam mulai dari panjang 1 kaki hingga yang panjangnya ½ inci (B. foliosa).
Permukaan daunnya ada yang berlilin dan lembut, ada juga yang kasar dan penuh kerutan. Hampir semua Begonia daun menghasilkan rizoma yang menjalar atau pun berada di dalam tanah.
Pertumbuhan tanaman ini biasanya menyemak maupun menjalar, ada juga yang tumbuh vertikal. Begonia daun tidak menyukai air yang berlebihan dan sinar matahari langsung, mereka membutuhkan kondisi yang hangat. Begonia kelompok ini hanya mampu bertahan selama 1-2 tahun. Namun tanaman ini sangat mudah dan cepat diperbanyak.
"Itulah kenapa tanaman ini kita pilih untuk jadi item kampanye penghijauan kita tahun ini," ujar Nazla, Marketing Eksekutif World Wide Fund (WWF) dalam aksi 1000 pohon di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, hari Selasa (10/4/2007) lalu.
Mengenai adanya aksi di Mega Kuningan ini, dikatakan Nazla merupakan wujud kampanye penanaman kembali pohon. Tapi untuk kali ini targetnya adalah para karyawan kantor di Mega Kuningan, dengan pemberian cuma-cuma bibit pohon begonia. Wujud kepedulian berupa setiap orang yang akan mendapatkan bibit pohon diharuskan menukarkan dahulu setumpuk kertas bekas.
Kenapa setumpuk kertas? "Karena diharapkan dari setumpuk kertas ini bisa didaur ulang kembali menjadi bahan pupuk pohon. Jadi dari pohon menjadi pohon," ungkap Nazla menerangkan.
Dari bibit pohon begonia yang ditanam dalam sebuah pot kecil bertempelkan logo WWF, yang dibagikan diharapkan bisa diletakkan dalam ruang kantor pengganti dari pemandangan tumpukan kertas. Ketahanan tanaman ini terhadap kelangkaan air dan sedikitnya sinar matahari, cocok diletakkan dalam ruang kantor.
"Cukup meletakkan piring ceper berisi air di bawah pot, nanti akan tersedot, dan letakkan sebentar dekat jendela yang bersinar matahari setiap hari," kata Nazla menyarankan.
Sayangnya aksi kampanye WWF menjelang peringatan Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 - 23 April ini hanya berlangsung selama dua hari saja, yakni Selasa dan Rabu kemarin. Karena, jumlah tanaman begonia yang ditawarkan ternyata tidak bisa mencukupi animo para karyawan perkantoran yang lebih banyak.(Her/Idh Foto : Alvin Lee)