Sosbud
4-Nov-2008 10:15:57 WIB
SAPA
Arung Jeram, Lebih Menantang di Musim Hujan



indosiar.com, Probolinggo - Berarung jeram di sungai berair jernih mungkin sudah biasa, namun bagaimana jika dilakukan di tengah arus sungai yang deras karena banjir. Puluhan petualang jeram di Probolinggo, Jawa Timur mencoba melakukannya.

Musim penghujan tampaknya tidak menghalangi niat puluhan petualang arung jeram ini untuk menaklukan puluhan jeram dikawasan sungai Pekalen, Kecamatan Maron, Probolinggo. Bagi mereka, meningkatnya debit air dan derasnya aliran sungai ini justru lebih menantang adrenalin.

Belum lagi warna air yang keruh bercampur lumpur sehingga membuat batu-batu cadas disepanjang aliran sungai tidak mudah terlihat. Banyaknya tantangan tersebut justru dimanfaatkan para petualang ini untuk meningkatkan ketrampilan berarung jeram. Di sungai ini terdapat sekitar 24 jeram yang dilalui dilintasan sepanjang kurang lebih dari 13 kilo meter.

Salah satu lokasi yang paling menegangkan sekaligus menjadi maskot jeram sungai ini adalah jeram dayung. Dibutuhkan ekstra hati-hati dan nyali yang besar untuk menaklukannya.

Jika lengah dan tidak hati-hati bukan tidak mungkin maut akan menjemput. Pasalnya selain arus yang sangat deras dan liar, jeram dayung juga memiliki pusaran arus yang cukup kuat.

Riska, salah satu petualangan arung jeram menjelaskan, berarung jeram di sungai berlumpur diakuinya lebih menantang. "Berarung jeram seperti ini membuat aku jadi ketagihan, sebab tantangannya seru banget" turut Riska.

Puluhan petualang jeram ini sebagian besar adalah kaum remaja, namun ada juga petualang cilik yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Usai beristirahat sejenak, untuk lebih memuaskan adrenalin mereka, petualangan ditutup dengan aksi terjun bebas dari sebebuah jembatan bambu setinggi kurang lebih dari 5 meter. (Tim Liputan/Sup/Ijs)

Nama:
Email:

More SAPA:
[ more Sapa ]
© 2008, INDOSIAR.COM | QUICK MENU :