Perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad di setiap daerah di indonesia berbeda - beda sesuai dengan tradisi.Di Kraton Kanoman - Cirebon - Jawa Barat, ada tradisi unik merayakan mauled, konon sejak lima abad lalu, ketika Sunan Gunung Jati menyebarkan ajaran agama Islam.
Pernah mendengar nama Ujung Genteng?. Kalaupun pernah anda adalah segelintir orangpantas disebut petualang sejati. Kawasan ini berada paling selatan dari Propinsi Jawa Barat. Alamnya masih baik dan memikat siapapun yang ingin bertualang dan berlibur.
Beberapa hari yang lalu umat Hindu di Bali merayakan ritual. Mereka tidak saja berhenti melakukan aktivitas seharian, tapi juga menggelar berbagai rangkaian acara menarik dan menghibur untuk menyambut Tahun Baru Saka 1930.
Masyarakat Ubu Maleha di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, hidup dalam keterpencilan selama ratusan tahun. Dalam keterpencilan itu mereka hidup dengan nilai-nilai dan tradisi kuno yang masih tetap bertahan.
Hari ke lima belas setelah tahun baru Cina, adalah hari penting bagi etnis Tionghoa di perantauan. Termasuk di pelosok kota kecil Bogor, Jawa Barat, cap go meh atau hari kelima belas ketika bulan penuh, sekelompok kecil etnis Tionghoa merayakannya dengan meriah.
Halimun, nama yang pas untuk gunung yang selalu berkabut dikawasan Sukabumi, Jawa Barat. Kawasan ini seolah surga kecil yang letaknya hanya berjarak beberapa ratus kilometer dari Megapolitan, Jakarta.
Bali punya segalanya, apakah itu pesona alam, penduduknya yang ramah dan terbuka serta kebudayaannya yang khas dan unik. Anda akan berwisata ke Bali Barat, kawasan yang berbeda dan memiliki daya tarik tersendiri.
Tingginya hampir tiga ribu meter, dari permukaan laut. Gunung Singgalang, menebar pesonanya sendiri. Gunung merapi yang sudah tidak aktif lagi ini, terus memikat pendaki yang ingin naik hingga ke puncak gunung ini.
Suku Boti yang berdiam di bagian tengah Pulau Timor, Propinsi Nusa Tenggara Timur, adalah salah satu anak Suku AtOni Meto. Suku asli para leluhur orang Timor. Mereka bermukim di Dusun A.
Desa Tablanusu, Kecamatan Depapre merupakan desa nelayan yang terletak di Kabupaten Jayapura, Papua. Untuk menuju desa yang sempat menjadi basis pasukan sekutu pada Perang Dunia Kedua ini butuh waktu 2 jam perjalanan darat dari Kota Jayapura hingga ke pelabuhan Kecamatan Depapre.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 > Last ›