Berita

Wakil Malaysia yang Pertama Tersenggol di Top 10 D'Academy Asia 3

Malaysia harus kehilangan salah satu akademia terbaiknya di Konser Result Top 10 Dangdut Academy Asia 3 (D'Academy Asia 3) yang berlangsung Selasa (5/12/2017) tadi malam. Wakil mereka jadi akademia pertama yang tersenggol di Grup 1.

Farez Adnan terpaksa harus mengubur mimpinya jadi juara D'Academy Asia tahun ini setelah ia menjadi penerima nilai terendah di Grup 1. Setelah meraih hasil imbang bersama dua pesaing lainnya di Grup 1, Farez gagal menambah poinnya untuk naik posisi. Total nilainya di Konser Result yang hanya mencapai 1035 poin, jauh tertinggal dari empat akademia lainnya. Nilai Farez bahkan terpaut 14 poin dari jagoan Singapura, Rahila Rashun yang ada di posisi keempat.

Farez semalam gagal tampil apik seperti malam sebelumnya. Bawakan lagu India, Janam Janam, akademia yang mengaku sebagai fans berat Rina Nose itu banyak mendapat koreksi dari para komentator. Mencoba hal baru, sayangnya penampilannya kurang memuaskan. Kemampuan Farez menyanyikan lagu India pun dinilai tak sebaik Fildan yang memang dikenal piawai di genre lagu tersebut.

Sementara Fildan sendiri tampil memukau dengan lagu Senandung Rembulan. Juara Dangdut Academy 4 itu bahkan meraih enam standing ovation. Aksi terbaik Fildan ini diikuti Putri yang sukses menyanyikan lagu Datang Untuk Pergi. Putri juga mendapat enam standing ovation atas penampilannya.

Keduanya lantas meraup nilai tertinggi. Fildan berhak memimpin klasemen dengan raihan 1099 poin, sedang Putri harus puas berada di peringkat 2 dengan 1093 poin. Indonesia semakin berjaya dengan menempatkan Gabriel di posisi 3. Gabriel yang tampil lebih baik dari malam sebelumnya lewat lagu Tabah, meraih total nilai sebesar 1060 poin.

Konser Top 10 D'Academy Asia 3 sendiri berikutnya akan dilanjutkan dengan penampilan lima akademia dari Grup 2. Grup ini disebut-sebut sebagai grup neraka lantaran berisi lima akademia terbaik. Di grup ini, tuan rumah bakal diwakili dua jagoannya yaitu Aulia DA4 dan Reza DA2. Malaysia pun juga mengirim dua akademia; One Forteen dan Azizul Haqim. Keempatnya akan menghadapi satu-satunya wakil tersisa dari Timor Leste, Alda de Almeida.

Akankah Indonesia kembali berjaya di Grup 2? Siapa pula yang kali ini akan menjadi penerima poin tertinggi? Saksikan malam ini mulai pukul 19.00 WIB, hanya di Indosiar!