indosiar.com, Jakarta - (Jumat, 09.12.2011) Lebih dari seratus pelajar SMK Negeri 29 Jakarta Kamis petang diamankan polisi saat hendak tawuran di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Mereka diamankan dengan barang bukti 4 bom molotov, sejumlah senjata tajam serta puluhan ikat pinggang berkepala gir motor.
Sebanyak seratus lima pelajar SMK Negeri 29 Jakarta, atau yang dulu bernama STM Penerbangan ini, Kamis petang digelandang polisi ke Mapolres Metro Jakarta Selatan.
Polisi mengamankan para pelajar ini saat mereka tengah bergerombol di kawasan terminal Blok M, Kebayoran Baru. Polisi menduga, mereka hendak menyerang sekolah lain yang berada di kawasan itu.
Tindakan polisi mengamankan mereka bukan tanpa alasan, karena dari tangan mereka ditemukan, belasan senjata tajam, stik golf, serta puluhan ikat pinggang berkepala gir motor. Bahkan, disita pula dari tangan para pelajar ini, empat bom molotov.
Kendati kedapatan membawa senjata, polisi tidak melakukan penahanan terhadap para pelajar ini. Polisi hanya melakukan pengarahan dan selanjutnya para pelajar ini diserahkan ke pihak sekolah untuk dilakukan pembinaan.
Sejumlah orang tua serta guru para pelajar ini sempat mendatangi Mapolres Metro Jakarta Selatan untuk menjemput mereka.
Salah seorang guru ini mungkin karena kesal, sehingga melakukan kekerasan semacam itu. Bagaimana tidak perbuatan mereka ini bisa mencoreng nama baik sekolah dan para pengajarnya. (Dedi Irawan/Sup)