indosiar.com, Tegal/Bogor - Minuman keras kembali makan korban. Dua orang ditemukan tewas dipinggir jalur utama Pantura, Tegal, Jawa Tengah Rabu (13/5/09) dinihari, akibat over dosis minuman keras. Sedangkan di Bogor, Jawa Barat seorang siswi SMP ditemukan tewas disebuah kebun singkong dengan kondisi mulut berbusa dan diduga juga telah over dosis minuman keras.
Dua korban akibat over dosis minuman keras ditemukan tak bernyawa dipinggir jalur utama Pantura Yos Sudarso kota Tegal, Jawa Tengah sekitar pukul setengah satu dini tadi. Korban bernama Lutfi, warga Jalan Jeruk tergeletak dibangku sebuah warung kosong, sedangkan korban lainnya Ciut warga Jalan Halmahera ditemukan sekitar 50 meter dari posisi korban Lutfi.
Dari mulut kedua korban tercium aroma menyengat alkohol serta masih mengeluarkan busa. Menurut warga, kedua korban datang dalam kondisi mabuk berat dan awalnya dikira tertidur. Keduanya diketahui tewas setelah warga bermaksud membangunkannya.
Berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, jumlah korban akibat over dosis minuman keras ini diduga mencapai 5 orang. Namun polisi mengaku belum mendapatkan laporan adanya korban lain.
Di Citeureup, Bogor, Jawa Barat seorang siswi SMP bernama Elin Tamaya, ditemukan warga tewas ditengah kebon singkong di Gang Jambu, Kampung Pasir Wangon. Remaja berumur 16 tahun tersebut tewas dalam keadaan mulut mengeluarkan busa dan luka memar ditangan kanannya.
Korban diduga tewas over dosis setelah minum anggur merah bersama ketiga temannya. Sebelum tewas korban diketahui pergi bersama 3 temannya ke sekolah untuk mengikuti tablig akbar. Siswi kelas II SMP itu kemudian bertemu teman laki - lakinya dan diajak pergi. Setelah itu keberadaan korban tidak diketahui lagi hingga ditemukan tak bernyawa.
Polisi masih memeriksa teman - teman korban yang mengajak korban pergi. Untuk mengetahui penyebab kematian korban apakah benar over dosis atau karena dianiaya dan diperkosa. Jasad warga Pasir Mukti, Citeureup tersebut divisum di Rumah Sakit PMI, Bogor. (Kuncoro Wijayanto/Iwan Kurniawan/Dv).