indosiar.com, Tuban - Jalur pantura Kabupaten Tuban, Jawa Timur kembali memakan korban jiwa, sedikitnya 3 orang tewas akibat kecelakaan antara minibus dan truk dijalur Pantura Tuban KM 15 Senin (25/05/09) kemarin siang. Ketiga korban tewas adalah sopir dan penumpang minibus. Proses evakuasi cukup sulit lantaran korban terjepit badan mobil.
Proses evakuasi pengemudi minibus Suzuki Carry bernama Sakun, setelah bertabrakan dengan truk bermuatan semen cukup sulit dilakukan karena korban terjepit body minibus. Dalam kecelakaan itu, Sakun, sopir minibus akhirnya tewas beberapa saat setelah dievakuasi. Sedangkan dua korban tewas lainnya adalah penumpang minibus yaitu Masidi (61), dan Kurdi warga Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban karena mengalami luka serius di kepala.
Tangisan kerabat korban pecah saat ketiga mayat korban hendak dibawa ke rumah sakit menggunakan truk untuk menjalani proses visum. Menurut saksi mata, kecelakaan terjadi saat minibus baru saja mendahului sebuah bus jurusan Surabaya - Semarang. Namun minibus tersebut tiba-tiba oleng ke kanan dan masuk ke jalur lawan. Naas dari arah berlawanan muncul truk bermuatan semen yang dikemudikan Masudi. Karena jarak sudah terlalu dekat tabrakan tak dapat dihindari. Saking kerasnya, mobil minibus langsung berputar berbalik arah.
Para penumpang minibus sendiri sebetulnya akan melakukan rapat di balai desa setempat dengan menggunakan mobil yang baru dibeli tersebut. Sementara menurut Kasat Lantas Polres Tuban AKP Ahri Yanto, kecelakaan itu juga dipicu oleh sopir minibus yang belum terlalu ahli mengemudi. (Tim Liputan/Sup)