indosiar.com, Bandarlampung - Lantaran tersinggung karena diminta bayar uang parkir segerombolan oknum petugas Samapta Polda Lampung ngamuk ditempat pusat perbelanjaan. Akibat peristiwa ini tiga dari lima orang tukang parkir mall babak belur dianiaya.
Petugas Provos Polda Lampung langsung mendatangi rumah Rinad dan Agus tukang parkir yang menjadi korban pengeroyokan. Kedua pria ini menderita luka - luka setelah dikeroyok oleh empat oknum polisi anggota Samapta yang bertugas di Polda Lampung. Nasib serupa juga dialami tiga rekan korban lainnya.
Menurut keterangan saksi di tempat kejadian, peristiwa yang sempat menggemparkan para pengunjung swalayan di Lampung ini dipicu karena para pelaku berinisial LS, JR, AM dan KR tidak mau membayar uang parkir. Tersinggung karena ditegur oleh korban para pelaku langsung membuang tembakan ke arah udara dan menghajar kelima tukang parkir setempat.
Sementara itu petugas yang menangani kasus ini masih mengembangkan kasus penganiayaan yang melibatkan oknum polisi tersebut, untuk menghindari keributan susulan sejumlah polisi masih disiagakan ditempat kejadian. (Fauzi Heri/Dv).