HOME | CONTACT US | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI

Pengamen Duel dengan Sopir, 5 Orang Luka - Luka



indosiar.com, Jakarta - Tersinggung lantaran saling beradu pandang, sekelompok pengamen Selasa (29/1/08) malam menyerang sekelompok sopir mikrolet M 01 jurusan Kampung Melayu - Senen di Jalan Sedap Malam Senen, Jakarta Pusat. Akibatnya empat orang sopir luka - luka terkena sabetan garpu sampah dan senjata tajam. Seorang pengamen akhirnya diamankan warga dan dipukuli massa.

Kondisi Joko, Syamsudin, Zaelai dan Sumito, sopir mikrolet M 01 jurusan Kampung Melayu - Senen ini menderita sejumlah luka memar dan tusukan akibat dikeroyok sekelompok pengamen jalanan, saat mereka sedang beristirahat di Jalan Sedap Malam Senen, Jakarta Pusat.

Kejadian bermula saat Syamsudin salah seorang sopir saling bertatap mata dengan Nurdin, salah seorang pengamen jalanan warga Kali Baru, Jakarta Pusat. Merasa tersinggung pelaku Nurdin kemudian langsung mengajak duel Syamsudin.

Keributan yang ditengahi warga ternyata berbuntut panjang. Nurdin kemudian mengajak rekan - rekannya kembali mendatangi lokasi kejadian dan menyerang dengan membabi buta setiap orang yang ada di lokasi.

Warga yang mengetahui kejadian ini kemudian mengejar para pelaku. Nurdin akhirnya berhasil ditangkap warga dan kemudian diserahkan ke Mapolsek Metro Senen setelah sebelumnya sempat dihakimi massa hingga babak belur.

Dihadapan petugas Nurdin menyangkal dituduh menyerang para korban dengan menggunakan garpu sampah dan senjata tajam. Tersangka mengaku hanya menggunakan gagang garpu untuk memukul para sopir.

Setelah diperiksa lebih lanjut ternyata tersangka Nurdin residivis yang pernah mendekam selama enam bulan di LP Cipinang, karena kasus pengeroyokan. Saat ini polisi masih mengejar sembilan tersangka yang telah dikantongi identitasnya. (Dedi Iriawan/Dv).
Bookmark and Share


Page: 1
31-Jan-2008 01:36:38 WIB by bayu anggara
gelandangan,pengamen dan pengemis di mana2 memang serin membuat onar,sebaiknya pemerintah harus bertindak tegas.

 

Nama:
Email:
Security Code: