indosiar.com, Malang - Peristiwa carok atau duel yang dipicu persoalan hutang piutang, mengakibatkan seorang pemuda warga Brongkal, Kabupaten Malang, Jawa Timur merenggang nyawa. Bermaksud menagih hutang, korban ditemani ayahnya mendatangi rumah pelaku dan menantang duel. Meski semula tak meladeni pelaku akhirnya keluar rumah membawa tombak dan terlibat carok 1 lawan 2, yang berakhir dengan tewasnya korban tertembus tombak pelaku.
Jerit tangis histeris kerabat korban terdengar saat jenazah Sutris, pemuda warga Brongkal Pagelaran, Kabupaten Malang, Jawa Timur akan dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Syaiful Anwar untuk diotopsi. Korban tewas setelah ditusuk dibagian perutnya dengan tombak oleh Waron Suhut, tetangga kampung korban.
Peristiwa ini bermula saat korban dan Muji, ayahnya mendatangi rumah Suhut, dengan membawa sebilah clurit untuk menagih sisa uang hasil penjualan mobil sebesar 1,5 juta rupiah, yang belum juga dilunasi sejak seminggu sebelumnya, saat tiba di rumah Suhut korban dan Muji memaksa Khoiron keluar rumah dan menantang duel.
Karena tak kunjung keluar rumah Suhut kemudian diobrak - abrik, karena kesal Suhut akhirnya keluar membawa sebuah tombak dan perkelahian 2 lawan 1 tak terhindarkan. Akibat perkelahian Sutris tewas seketika setelah perutnya ditusuk tombak, sedang Suhut menderita luka di kepala dan tangannya.
Hingga saat ini Suhut masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Malang, Jawa Timur. Sementara itu 2 pleton aparat kepolisian Polres Malang diterjunkan ke TKP, untuk mencegah aksi balas dendam warga. (Nur Rohman/Dv).