indosiar.com, Semarang - Kurang dari 24 jam, 8 tersangka pelaku perampokan di rumah seorang dokter di Puri Argo Golf Mijen, Semarang berhasil disergap petugas Resmob Polwiltabes Semarang. 2 dari mereka ditembak mati dan 3 lainnya dilumpuhkan dengan tembakan di kaki mereka.
Dari 8 komplotan perampok yang dikenal sebagai kelompok Aceh ini, 7 diantaranya ditangkap petugas Polwiltabes Semarang di Hotel Sapta Jaya Lawean Solo, Jawa Tengah Kamis lalu.
Mereka tertangkap sedang istirahat melepas lelah setelah pada Kamis paginya merampok rumah Dokter Fajar Yulianto di Puri Argo Golf Mijen, Semarang. Dari 7 orang 2 diantaranya ditembak mati. Tindakan tegas aparat ini ditempuh karena kedua tersangka mencoba melawan dan kabur dalam penyergapan.
Sementara itu Samsul Bahri, satu lagi dari komplotan Aceh ini ditangkap keesokan harinya. Ia juga terpaksa ditembak kakinya bersama dua komplotannya karena alasan yang sama mencoba kabur saat penangkapan.
Menurut petugas, sarang komplotan Aceh ini berada di Bekasi, Jawa Barat dan mereka tercatat telah dua kali merampok dengan TKP Semarang. Diduga mereka juga terlibat aksi perampokan dibeberapa tempat di Jawa Tengah karena ada satu anggota komplotan ini merupakan orang Jawa yang bertugas sebagai penunjuk jalan.
Penyergapan terhadap perampok yang diotaki Subendi dan Ponimin ini dilakukan polisi tidak lama setelah mereka merampok rumah Dokter Fajar Yulianto di Puri Argo Golf Mijen, Semarang.
Karena itu barang bukti hasil rampokan sebagian besar masih dapat diselamatkan. Diantaranya berupa perhiasan emas senilai 40 juta rupiah, uang tunai serta 3 unit telepon seluler dan 2 buah obeng. (Agus Hermanto/Sup)