indosiar.com, Jakarta - Bermaksud mengisi hari libur pilpres dengan bertamasya bersama keluarga Rabu (08/07) kemarin, sebuah bus di Bangka Belitung terperosok ke rawa-rawa hingga melukai 14 orang. Sementara itu kecelakaan maut kembali terjadi di ruas jalan tol Tangerang - Jakarta. Sebuah mobil Opel Blazer menabrak truk trailer hingga terseret ratusan meter dan langsung terbakar. Satu penumpang Opel Blazer tewas terbakar di mobil dan seorang lainnya terlindas kendaraan lain saat melompat untuk menyelamatkan diri dari mobil yang terbakar.
Kobaran api yang membakar mobil Opel Blazer diruas tol Karang Tengah, Tangerang, Banten KM 12,8 arah Jakarta ini menewaskan 2 penumpang mobil Blazer bernama Tarungsing, warga Gunung Sahari dan Robi, warga Kebun Jeruk, Jakarta Barat Rabu malam.
Kecelakaan terjadi saat mobil Blazer melaju dari arah Tangerang menuju Kebun Jeruk dengan kecepatan tinggi dan menabrak truk trailer yang membawa kopi tepat didepannya. Akibatnya mobil Blazer terseret hingga ratusan meter dan terbakar. Saat kejadian korban Tarungsing melompat keluar mobil. Namun naas korban justru terlindas mobil lain yang sedang melaju dari arah belakang. Sementara korban Robi tewas terpanggang didalam mobil.
Petugas Jasa Marga dan Satlantas yang datang baru bisa memadamkan api selama kurang lebih satu jam. Selanjutnya baru dilakukan evakuasi korban yang terbakar didalam mobil. Kedua jasad korban dibawa ke RSUD Tangerang dan kasus ini ditangani Satlantas Polres Tangerang.
Sementara itu inilah kondisi mobil Daihatsu Zebra yang mengangkut 14 orang penumpang setelah terperosok kesebuah rawa-rawa dikawasan Jalan Raya Pagarawan, Kabupaten Bangka, Bangka Belitung. Kecelakaan yang menimpa satu keluarga ini karena berusaha mengelak dari sebuah motor yang tiba-tiba muncul dari arah berlawanan.
Menurut Kaorbin Ops Lantas Polresta Pangkal Pinang, Ipda Fahrul, kecelakaan diduga juga disebabkan kondisi mobil yang sudah tidak layak.
Para penumpang yang terluka dimana sebagian masih anak-anak dibawa ke ruang unit gawat darurat Rumah Sakit Bakti Timah Pangkal Pinang, Bangka Beliung untuk segera diambil tindakan medis akibat luka yang dideritanya. (Tim Liputan/Sup)