indosiar.com, Lumajang - Gara-gara tidak tahan lagi dengan prilaku sang suami yang sering main perempuan, seorang perempuan di Lumajang, Jawa Timur membunuh suaminya. Korban yang tengah sakit muntaber dipukul palu oleh sang istri hingga nyawanya tak tertolong lagi.
Jasad Supardi warga Desa Selok Awar Awar, Lumajang ini terbujur kaku di Rumah Sakit Dr Haryoto Lumajang, Jawa Timur. Nyawa laki-laki berusia 56 tahun ini tak terselamatkan karena menderita luka parah dibagian kepalanya.
Supardi adalah korban kekerasan rumah tangga yang dilakukan istrinya sendiri Suharti. Korban yang sedang terbaring lemah karena sakit muntaber tak mampu membela diri ketika dipukul palu oleh sang istri. Suharti nekad menghabisi teman hidupnya itu karena kejengkelannya memuncak begitu mendengar ucapan korban uangnya habis untuk main perempuan. Sakit hati, jengkel dan kecewa membuat Suharti gelap mata.
Menurut Suharti yang sudah ditetapkan jadi tersangka, prilaku asusila dan kasar suaminya terjadi sejak anak pertama mereka lahir, hingga kini memiliki 4 orang anak dan meski usianya mulai senja, korban tak kunjung berubah.
Aparat Polisi Polres Lumajang juga mengamankan barang bukti sebuah palu dan kasur berbercak darah. Sungguh malang bagi Suharti, akibat tak sanggup menahan emosi, kini ibu 4 anak ini harus menjalani sisa hidupnya dibalik jeruji besi terjerat Undang Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman 15 tahun penjara. (Nursalim/Sup)