indosiar.com, Surabaya - Polisi tengah membujuk seorang tersangka pembunuhan, yakni perempuan bernama Laili Markumah. Laili ditangkap karena diduga membunuh ibu kandungnya, Marsipem.
Laili sempat menolak turun dari mobil, karena takut dengan kondisi yang ramai, saat polisi akan menggelar olah TKP.
Peristiwa pembunuhan itu terjadi Senin (18/1/2010) pagi, di kediaman mereka di Jalan Raya Lakarsantri nomor 140 Surabaya, Jawa Timur. Korban yang berumur 74 tahun, tewas dengan kondisi kepala nyaris putus, akibat ayunan cangkul.
Peristiwa berdarah itu diperkirakan terjadi pukul setengah delapan pagi, di kamar mandi. Usai memukul kepala ibunya dengan cangkul hingga korban terluka parah, dan akhirnya tewas, Laili berteriak-teriak di depan rumah, mengagetkan warga sekitar.
Diduga, Laili mengalami gangguan jiwa, hingga terkesan berbelit-belitnya dalam memberikan keterangan. Tapi menurut polisi, tidak menutup kemungkinan, anak bungsu dari empat bersaudara ini tega menghabisi ibu kandungnya, karena sakit hati tak dianggap anak oleh korban.
Polisi juga kini tengah memastikan, apakah pelaku yang janda beranak empat ini mengalami gangguan jiwa atau tidak, untuk menyiapkan proses hukum selanjutnya.(Didik Wahyudi/Ijs)