indosiar.com, Tangerang - Seorang wanita guru SD di Kota Tangerang, Banten, Minggu (07/02/10) kemarin, tewas akibat ditusuk suaminya sendiri. Diduga suami istri yang diketahui kerap bertengkar tersebut kembali terlibat dalam pertengkaran, sebelum kemudian sang suami menusuk beberapa bagian tubuh istrinya dengan pisau. Warga yang mendapati korban tersungkur berlumuran darah, langsung melarikan korban ke rumah sakit, sedangkan suami korban langsung kabur.
Warga Polis Gaga Blok Ampera, Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten Minggu dini hari digemparkan dengan tewasnya Haraya, ibu tiga anak, setelah ditusuk suaminya sendiri dalam rumah. Sebelum korban yang guru Sekolah Dasar ini sempat dilarikan ke klinik terdekat, namun nyawanya tak tertolong. Kuat dugaan korban tewas ditangan suaminya sendiri, Anton Pranata. Saat istrinya tengah sekarat, justru melarikan diri.
Polisi yang melakukan olah TKP juga menduga korban tewas setelah ditusuk suaminya sendiri dengan luka di dada dan lambung, serta luka memar bekas penganiayaan. Namun belum diketahui pasti penyebab aksi KDRT ini.
Sementara itu isak tangis mengiringi pemakaman korban. Ida, kakak korban tak henti-hentinya menangis, demikian pula anak-anak korban. Menurut warga sekitar, pasangan suami istri ini memang sering bertengkar. Kini pihak keluarga mendesak polisi segera menangkap pelaku yang tak lain suami korban agar bisa dihukum setimpal.
Pihak kepolisian Metro Tangerang masih melakukan penyelidikan intensif kasus KDRT yang menewaskan guru SD ini. Polisi juga tengah memburu suami korban yang melarikan diri. (Mas'ud Ibnu Samsuri/Sup)