indosiar.com, Lumajang - Hanya lantaran kesal sering bertengkar mulut, seorang suami di Lumajang, Jawa Timur tega mencekik leher istrinya hingga tewas, justru saat sang istri tengah sakit. Awalnya pihak keluarga mengira, kematian korban wajar karena sakit yang diderita. Namun saat memandikan jenazah, keluarga mendapati memar bekas cekikan di leher korban dan langsung melapor hal tersebut ke polisi.
Bocah ini terus menangis mengiringi pemakaman ibunya ditempat pemakaman umum desa setempat. Sang ibu warga Desa Banyu Putih Lor, Lumajang, Jawa Timur tewas dibunuh suaminya sendiri Niman Hadi yang juga ayah sang bocah. Awalnya keluarga korban tidak menduga ada ketidakwajaran dalam kematian Farida. Namun saat jenazah hendak dimandikan, ditemukan bekas memar di leher yang membuat keluarga curiga lalu melapor kepada polisi.
Sementara itu tersangka Niman Hadi (24 tahun) kepada polisi mengaku nekad membunuh istrinya karena jengkel. Ia kesal karena sang istri sering memarahi anaknya. Namun penyebab ini masih akan terus didalami. Pasalnya tersangka terlihat masih menyembunyikan penyebab sesungguhnya.
Tersangka mencekik hingga tewas istrinya saat korban sedang sakit. Tersangka kini meringkuk di Mapolres Lumajang dan terancam Undang Undang No.23 tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Nursalim/Sup)