HOME | CONTACT US | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI
Asal Lombok, Mengaku Ditipu dan Diperlakukan Tak Layak

Pembebasan 15 Calon TKI dari Penampungan



indosiar.com, Jakarta - Polisi Rabu (10/03/10) kemarin, membebaskan 15 orang calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari ratusan TKI yang berada dipenampungan TKI milik PT Arafah Bintang Perkasa dikawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Ke 15 calon TKI asal Lombok, Nusa Tenggara Barat tersebut mengaku berada disana karena ditipu dan kerap diperlakukan tidak layak. Isak tangis bahagia langsung pecah begitu ke 15 calon TKI yang 6 diantaranya masih berusia dibawah umur dibebaskan.

Petugas Polsek Penjaringan kemarin siang menggerebek sebuah rumah di Penjaringan, Jakarta Utara yang menjadi kantor PT Arafah Bintang Perkasa. 15 dari ratusan TKI yang ditampung ditempat ini berhasil dibebaskan petugas. Isak tangispun mewarnai kegembiraan mereka yang mengaku kerap diperlakukan tidak manusiawi selama dalam penampungan.

Menurut Raudatul Janah, calon TKI berusia dibawah umur asal Lombok, NTB, ia bisa sampai ditempat penampungan tersebut karena awalnya diimingi akan dibelikan baju kesebuah mall di Lombok, tapi kemudian ia dipaksa ikut ke Jakarta. Pembebasan ke 15 TKI asal Lombok, NTB ini berawal dari laporan dari salah satu orangtua calon TKI, setelah menerima telpon anaknya yang meminta untuk dikeluarkan dari tempat penampungan.

Setelah dibebaskan, ke 15 TKI ini dibawa ke Polsek Penjaringan untuk didata. Namun ratusan TKI lainnya yang diduga bernasib sama hingga kini masih tinggal didalam penampungan tersebut. (Abdul Haris/Sup)

 

Bookmark and Share


Page: 1
13-Mar-2010 19:39:27 WIB by dulmatin
salah lagi-salah lagi,pjtki selalu disalahkan,tolong pak pemerintah jangan selalu menyalahkan PJTKI,mereka meng KARYA kan orang bukan menjual orang
13-Mar-2010 19:24:00 WIB by jonny lim
Bagaimana CTKI itu bisa sampai di penampungan PT ARAFAH BINTANG PERKASA,padahal anak2 itu berasal dari LOMBOK NTB dan penampungan ada dijakarta,berarti mereka di bawa oleh orang yg tdk bertanggung jawab kepenampungan itu,tentunya PL n SPONSOR(ini lah actor nya),kalau PT.ABP tidak bersalah,semua PPTKIS meng KARYA kan orang2 yg tidak ada pekerjaan untuk bekerja keluar negri dgn biaya sendiri dgn potongan gaji...kalau menurut saya mereka itu yg menangis dan berteriak sepeti baru keluar dari penjara itu adalah bukan CTKI(calon tenaga kerja)yg mau kerja keluar negri,kalau mereka CTKI pasti akan tau aturan2 yg di tetapkan oleh PT di penampungan,Mungkin awalnya mereka berpikiran mau bekerja tapi karena aturan PT itu ketat dan banyak aturan maka mereka berontak dan terjadilah hal spt ini...
Perlu diketahui kalau PPTKIS itu masing2 punya aturan sendiri untuk mengajar dan mendidik CTKI belajar bahasa,memasak,jaga anak,membersihkan rumah,sopan santun,disiplin dll...ini di buat bekal dan ketrampilan untuk CTKI bekerja ke luar negri...tapi yg namanya manusia sulit untuk di tebak,tidak semua CTKI itu baik,banyak PPTKIS hancur n rugi ratusan juta gara2 mereka,contohnya seperti PT.ABP ini......
Jopie....kamu tidak salah dalam hal ini,kesalahan kamu hanya ceroboh,kenapa kamu process anak2 dari lombok

 

Nama:
Email:
Security Code: