indosiar.com, Tangerang - Polisi Rabu (10/03/10) kemarin mengamankan sejumlah pelajar STM Pembangunan Jakarta, karena kedapatan terlibat dalam aksi tawuran antar pelajar, di Jalan Otista Raya, Jakarta Timur. Saat digeledah, polisi mendapati sejumlah batu dan gesper, yang digunakan untuk tawuran, tersimpan dalam tas para pelajar. Aksi tawuran itu sendiri meresahkan warga, dan membuat pecah kaca sejumlah mobil yang melintas.
Para pelajar dari STM Pembangunan Jakarta ini langsung tak berkutik saat jajaran Reskrim Polsek Metro Jatinegara mengamankan sekaligus mengeledah, seluruh badan dan isi tas para pelajar yang terlibat tawuran di Jalan Otista Raya, Jakarta Timur kemarin sore.
Polisi mendapati beberapa gesper dan batu yang diduga digunakan untuk tawuran didalam tas para pelajar. Tawuran antar pelajar ini bermula saat pelajar STM Pembangunan yang menaiki Patas P2 jurusan Cililitan - Pasar Baru, melintas di Jalan Otista Raya. Tiba-tiba pelajar dari sekolah lain yang sedang nongkrong di jalan tersebut, melempari batu kearah bus Patas, tak ayal kedua pelajar terlibat tawuran.
Akibat tawuran ini, kaca sejumlah mobil yang melintas dilokasi tawuran pecah terkena lemparan batu. Sementara orangtua salah satu pelajar, yang datang kelokasi kejadian, tak terima anaknya diamankan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ke 5 pelajar ini digelandang ke Mapolsek Jatinegara, untuk selanjutnya dibina dan membuat surat perjanjian untuk tidak melakukan perbuatan yang sama. (Muhammad Subadri Arifqi/Sup)