indosiar.com,Bekasi - Dari Bekasi, Jawa Barat, dilaporkan seorang remaja tewas setelah jatuh dari truk dan terseret beberapa meter. Yang lebih memprihatinkan, korban yang juga suporter kesebelasan sepak bola Persipasi Kota Bekasi itu jatuh akibat truk yang dinaikinya, dihadang sesama suporter dari kelompok lain. Korban yang jatuh dan terseret truk, lalu dikeroyok hingga akhirnya tewas. Diduga, peristiwa ini buntut dari perkelahian antar suporter yang terjadi sebelumnya.
Perempuan bernama Erna ini tak sanggup menahan rasa duka begitu tahu putranya Hendra, tewas mengenaskan. Suasana duka pada Minggu (14/03/10) malam, itu juga dirasakan puluhan warga dan suporter kesebelasan sepakbola Persipasi Kota Bekasi, yang datang melayat ke rumah kediaman Hendra di Jalan Duku Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara.
Peristiwa yang merengut nyawa remaja berusia 16 tahun itu, terjadi Minggu dini hari. Kala itu Hendra dan teman-temannya sedang menumpang sebuah truk trailer habis nonton konser dangdut. Namun ketika lewat dengan pemakaman Kober, Teluk Pucuk, truk dihadang kelompok pemuda. Teman-teman Hendra langsung melompat turun dari trailer menyelamatkan diri dari sambitan batu. Naas, Hendra jatuh dari truk. Tubuhnya bahkan terseret di jalanan. Bukannya di tolong, namun korban malah dikeroyok para penghadang hingga lehernya patah. Remaja itu pun akhirnya tewas dalam perjalanan ke rumah Sakit RSUD Kota Bekasi. Diduga para penghadang itu dendam buntut dari keributan antara suporter usai pertandingan sepakbola devisi utama di Gor Patriot pekan lalu.
Dilokasi tewasnya korban petugas Polsek Bekasi Utara melakukan pencarian barang bukti batu atau barang lainnya yang masih tertinggal. Sementara itu usai divisum, jasad korban segera dibawa pulang pihak keluarga untuk segera dimakamkan. Untuk kasusnya petugas Polsek Bekasi Utara masih terus melakukan penyelidikan. (Awang Darmawan/Sup)