indosiar.com, - Dua peristiwa tabrak lari yang dilakukan pengemudi truk, dilaporkan terjadi di Jakarta dan Sumedang. Minggu (14/03/10) malam, seorang pemuda tewas seketika setelah sepeda motor yang dikendarainya ditabrak truk tronton di Jalan Raya Bandung - Cirebon, Sumedang, Jawa Barat. Sementara sang pengemudi tronton melarikan diri. Peristiwa nyaris serupa juga terjadi di jalur Tengkorak Cacing, Cilincing, Jakarta Utara. Kali ini korbannya pejalan kaki yang hendak menyebrang jalan. Kondisi kepala korban pecah setelah ditabrak dan dilindas truk yang melaju kencang.
Pejalan kaki bernasib naas ini bernama Sarikam. Pria berusia 59 tahun, asal Tegal ini tewas dengan kondisi kepala pecah, hingga otaknya berceceran di Jalan Raya Cacing, Cilincing, Jakarta Utara kemarin. Menurut saksi mata, saat kejadian korban terlihat sedang menyeberang jalan. Namun tiba-tiba ada sebuah truk pengangkut tanah melaju kencang dari arah Cilincing menuju Tanjung Priok, dan langsung menghantam korban. Korban pun terpental dan tewas ditempat kejadian. Sedangkan pengemudi truk tanah yang belum diketahui identitasnya tersebut melarikan diri dan masih dalam pencarian polisi.
Peristiwa tabrak lari juga dilaporkan terjadi di Jalan Raya - Bandung, Cirebon. Di Kecamatan Sumedang Utara, Sumedang, Jawa Barat, seorang pemuda berumur 25 tahun, tewas seketika akibat sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan truk tronton berwarna hitam.
Menurut sejumlah saksi mata, Dani yang mengendarai sepeda motor melaju kencang dari arah Bandung menuju Cirebon. Saat menyalip truk tronton di Jalan Prabu Gajah Agung ini, korban berupaya menghindari lubang, tapi karena sedang dalam kecepatan tinggi, motor yang dikemudikan Dani oleng, dan akhirnya jatuh.
Dari arah belakang, truk tronton tak bisa menahan laju kendaraaan, hingga akhirnya mengilas korban yang langsung tewas seketika. Melihat korban terjatuh, sopir tronton segera melarikan diri kearah Cirebon. Sejauh ini petugas Polres Sumedang masih meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkapkan kasus tabrak lari ini. Sementara jasad korban dibawa ke rumah sakit untuk divisum. (Tim Liputan/Sup)