indosiar.com, Sleman - Dari Sleman, Yogyakarta, seorang ibu muda yang bekerja sebagai penjaga rumah kost nekat mengakhiri hidup dengan cara bakar diri. Dalam aksi tersebut, ia juga mengajak dua anaknya yang masih balita. Sang ibu langsung tewas di lokasi kejadian, sedangkan kedua anaknya sempat menjalani perawatan, namun akhirnya juga meninggal dunia. Yang juga memprihatinkan, penyebab tindakan nekat ini diduga karena sang ibu depresi memikirkan utangnya sebesar dua puluh ribu rupiah.
Muhammad Dwi Arya Saputra, bocah balita korban bakar diri ibu kandungnya Khoir Umi Latifah akhirnya menghembuskan napas terakhir sekitar jam 9 Rabu (11/08/10) malam. Hampir seluruh tubuh bocah mungil itu mengalami luka bakar, hingga membuat Dwi yang berusia 2,5 tahun itu tak sanggup bertahan. Beberapa jam kemudian, kakak Dwi, Muhammad Lindu Aji yang berusia 4 tahun, akhirnya menyusul sang adik. Lindu Aji meninggal sekitar jam 2 pagi.
Jenazah kakak beradik Lindu Aji dan Dwi Arya dimakaman Kamis dini hari tadi. Luka bakar yang merengut nyawa kedua bocah itu terjadi setelah sang ibu Khoir Umi Latifah, nekad membakar dirinya sendiri dan dua anaknya tersebut. Umi yang bekerja sebagai penjaga rumah kost dikawasan Papringan Depok, Sleman, Yogyakarta, ditemukan tewas secara mengenaskan ditempat kerjanya tersebut. Berdasarkan surat yang ditinggalkanya, diduga Umi bertindak nekad karena masalah hutang sebesar 20 ribu rupiah.
Menurut seorang saksi mata, aksi bakar diri itu terjadi sekitar jam 8.30 WIB Rabu pagi. Ia mendengar suara ledakan dan kemudian melihat kamar mandi didalam rumah kost terbakar. Begitu mendobrak pintu kamar mandi, tubuh korban sudah terbakar, bersama dengan dua anaknya.
Kasus bakar diri ini masih dalam penyelidikan Polres Sleman, Yogyakarta. Petugas mengamankan sejumlah barang bukti seperti korek gas dan derigen yang diduga berisi bensin. Suami Umi sekaligus ayah dua bocah malang itu hingga kini belum bisa dimintai keterangan. (Krisna Agung/Sup)