indosiar.com, Banjar - Ya, mendekati lebaran, kasus hipnotis untuk mengambil keuntungan dari korbannya ini tampaknya kian marak terjadi. Dilaporkan dari Banjar, Jawa Barat, seorang pria kehilangan uang puluhan juta rupiah akibat dihipnotis saat akan mengambil uang di ATM. Beruntung beberapa saat kemudian pelaku hipnotis tersebut berhasil dibekuk polisi setelah dikenali korban.
Kedua pelaku hipnotis ini berhasil ditangkap polisi Polres Banjar beberapa saat setelah mereka beraksi. Para pelaku yang masing-masing bernama Arif dan Ismail ini langsung digelandang ke kantor polisi untuk diperiksa.
Para tersangka ini baru saja melancarkan aksinya dengan menghipnotis seorang warga bernama Ponijan, warga Kecamatan Pamarican, Ciamis yang saat itu hendak menarik uang di ATM Bank BCA di kota Banjar. Kedua pelaku datang menghampiri korban, lalu meminjam kartu ATM korban, dengan alasan untuk memancing ATMnya yang macet tertelan mesin ATM. Korban yang sudah dalam pengaruh hipnotis ini langsung menyerahkan kartu ATM nya, dan hanya dalam hitungan menit, pelaku berhasil mentransfer uang 27 juta rupiah milik korban ke rekening pelaku.
Namun tanpa sengaja, saat keluar dari ATM, korban berpapasan dengan pelaku yang masih diingatnya. Tanpa pikir panjang, korban pun langsung melapor ke satpam ATM dan polisi yang sedang berjaga di bank tersebut. Hingga akhirnya kedua pelaku berhasil diringkus.
Para pelaku sempat kabur menggunakan mobil, namun tertangkap dan sempat jadi bulan-bulanan massa yang ikut mengejar. Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan uang sebesar 10 juta rupiah dan berbagai macam kartu ATM serta jimat untuk melakukan hipnotis. Hingga saat ini polisi masih mengembangkan penyelidikan karena diduga telah banyak warga yang menjadi korbannya. (Deni Muhammad Arif/Sup)