indosiar.com, Balikpapan - (Jumat, 13.01.2012) Anggota Unit Reserse Kriminal Polsek Balikpapan Utara nyaris terkena anak panah saat menangkap seorang anak baru gede atau ABG yang tertangkap tangan sedang mabuk lem. Anak berusia 16 tahun bernama Herman itu nekad memanah petugas karena tidak terima disebut maling oleh petugas. Namun aksi nekadnya itu membuat Herman harus menerima bogem mentah berkali-kali oleh petugas. Padahal dia sudah diamankan di kantor polisi.
Herman Aliyah atau Botak, bocah berusia 16 tahun ini hanya bisa menangis saat menerima bogem mentah dari anggota polisi Polsek Balikpapan Utara yang menangkapnya. Ulah anggota ini dilakukan karena Herman nekad menembakan anak panah ke arah polisi, saat akan ditangkap. Tidak hanya itu, Herman juga mencoba kabur melompat melalui jendela mobil patroli polisi, sehingga menyebabkan kaca mobil patroli pecah.
Pelaku ditangkap saat sedang asyik menghirup aroma lem besi yang memabukan atau yang sering disebut ngelem, dikawasan Jalan Arjuna disekitar kawasan stadion sepakbola komplek Pertamina Balikpapan.
Pemuda putus sekolah ini juga dicurigai terlibat dalam sejumlah kasus kejahatan, pencurian kendaraan bermotor di Balikpapan dan sekitarnya. (Tim Liputan/Sup)