HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI
Keluarga Curiga Dianiaya

ABK Tewas Ditemukan Luka Lebam



indosiar.com, Tegal  - Seorang Anak Buah Kapal (ABK) Tuna luar negeri asal Tegal, Jawa Tengah dipulangkan dalam keadaan sudah tidak bernyawa Kamis (09/07/09) malam. Di tubuh terutama pada bagian wajah korban ditemukan luka lebam bekas pukulan benda keras. Perusahaan tempat korban bekerja menyatakan korban tewas karena sakit gigi, namun melihat luka-lukanya keluarga korban curiga korban tewas karena tindak penganiayaan.

Nur Hadiyanto (30 tahun), kemarin malam tiba di kampung halamannya di Desa Tanjung Harja, Kramat, Tegal, Jawa Tengah dalam keadaan sudah tak bernyawa terbungkus peti mati. ABK disebuah kapal Tuna luar negeri ini tewas ditempat kerjanya pada 25 Juni 2009, namun baru diberitahukan ke pihak keluarganya pada 6 Juli lalu. 

Berdasarkan surat pengantar dari PT Osena Indostar yang berlokasi di Pluit, Jakarta Timur, korban tewas karena terserang sakit gigi. Namun di wajah korban terdapat luka lebam bekas pukulan benda tumpul. Pihak keluarga curiga korban tewas bukan karena sakit gigi tapi karena penganiayaan.

Ibu dan adik-adik korban tak kuasa menahan kesedihan mendapati tulang punggung keluarga mereka pulang dalam kondisi sudah jadi mayat. Korban terakhir berkomunikasi dengan ibunya Juleha tanggal 26 Maret 2009 silam dan saat itu korban mengambarkan kondisinya baik-baik saja. 

Kamis malam jenazah korban langsung dimakamkan di tempat pemakaman desa setempat, sedangkan pihak keluarga berencana mengajukan tuntutan hukum kepada perusahaan tempat korban bekerja termasuk meminta tunjangan dan gaji korban. (Kuncoro Wijayanto/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: