indosiar.com, Minahasa - Diduga menganut aliran sesat, seorang bapak di Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, tega membantai bayinya sendiri saat sedang asyik bermain dihalaman rumah. Tanpa tanggung - tanggung bayi yang baru berumur 1 tahun 9 bulan ini ditebas dan ditikam berulang - ulang hingga meregang nyawa.
Usai membantai putri semata wayangnya, tubuh mungil yang bermandi darah kemudian dibawa ke Gereja dengan dalih akan di Baptis pelaku.
Menurut kesaksian warga, pembantaian itu terjadi saat Tasya tengah bermain di halaman rumahnya dan tiba - tiba didatangi sang ayah yang langsung mengayunkan parang darah putrinya itu. Melihat putrinya sudah tak bernyawa, pelaku kemudian membopong tubuh korban tersebut ke gereja untuk di Baptis.
Warga yang menyaksikan tindakan sadis itu pun langsung beramai - ramai menangkap pelaku dan menyerahkannya ke Mapolres Tondano.