PATROLI
Korban Masih Trauma
Anak Dianiaya Selingkuhan Ayah Kandung
indosiar.com, Bojonegoro - Seorang anak berusia 4 tahun di Bojonegoro, Jawa Timur diduga jadi korban kekerasan yang dilakukan seorang wanita selingkuhan ayah kandung korban. Akibatnya korban sempat tidak bisa membuka mata karena bengkak berat dibagian matanya. Belum terungkap apa penyebab tindakan kekerasan tersebut karena pelaku masih mengelak dan sang bocah pun belum bisa dimintai keterangan akibat masih trauma.
Inilah Aprilia (4), warga Desa Tapelan, Kecamatan Kapas, Bojonegoro yang menjadi korban penganiayaan selingkuhan ayah kandungnya. Kedua bola mata balita ini masih membiru ketika diperiksa di Polsek Kapas, sebelumnya bahkan bengkak. Korban hanya berdiam diri terlentang di kursi masih ketakutan dan belum bisa dimintai keterangan. Lembamnya kedua mata korban itu diduga akibat penganiayaan yang dilakukan oleh Wiwin yang tak lain wanita idaman lain Sunarto, ayah kandung korban sendiri.
Warga yang mengetahui kejadiannya tak berani melapor karena diancam Sunarto, tapi akhirnya Ketua RT setempat memberanikan diri melapor ke Kantor Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) Bojonegoro. Saat dilaporkan ke P3A, melihat foto yang ada di HP, kedua mata korban bengkak dan membiru. Hal itu dikatakan Umum Hanik, petugas P3A yang sempat memintai keterangan korban dan Ketua RT yang melaporkan kejadian itu tiga hari yang lalu.
Dihadapan polisi Wiwin maupun Sunarto menyangkal tuduhan penganiayaan, mereka mengetahui mata anaknya bengkak ketika bangun tidur di pagi hari. Karena masih menyangkal, Wiwin maupun Sunarto belum ditahan. Polisi akan memeriksa korban untuk mendapatkan cerita yang sebenarnya. Saat ini korban masih merasa ketakutan jika berdekatan dengan selingkuhan ayahnya. Jika terbukti melakukan penganiayaan, Wiwin maupun Sunarto bakal terjerat Undang Undang Perlindungan Terhadap Anak.
(Tim Liputan/Sup)