indosiar.com, Madiun - Seorang suami yang memendam jengkel kepada istrinya Minggu (05/07/09) dini hari, melampiaskannya dengan menabrakan anak balitanya ke Kereta Api Bangun Karta jurusan Jakarta - Jombang yang sedang melaju kencang. Tubuh bocah berusia 3,5 tahun tersebut tidak tewas, tetapi dia akan cacat seumur hidup karena kaki kanannya jadi buntung.
Korban bernama Endi Tegar Kurnia Dinata, kini dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Dokter Soedono, Madiun dan harus menjalani operasi. Kaki kanan balita berusia 3,5 tahun tersebut terputus karena disambar kereta api akibat ulah ayah kandungnya sendiri.
Entah apa yang ada dibenak sang ayah pada Minggu dini hari kemarin, ketika istrinya sudah berangkat berjualan ke pasar, korban yang sedang tidur nyenyak dibopong sang ayah menuju rel kereta api yang hanya berjarak 50 meter dari rumahnya di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun.
Korban kemudian ditabrakan ke Kereta Api Bangun Karta Jakarta - Jombang yang sedang lewat. Selanjutnya tersangka Puryanto kabur dan sedang dalam pencarian pihak kepolisian dari Polres Madiun, sedangkan anaknya ditemukan berlumuran darah di teras rumah.
Ibu korban Devi Kristiani mengatakan, anak balitanya jadi sasaran kemarahan karena suaminya Puryanto yang sehari-hari bekerja sebagai penjual jajanan anak keliling melarangnya untuk berjualan.
Dalam kasus ini Puryanto sengaja meninggalkan sepucuk surat kepada istrinya. Dalam surat tersebut Puryanto mengaku merasa sakit hati kepada istrinya, karena selalu menolak dengan berbagai alasan setiap kali diajak berhubungan intim. (Bambang Tjut Winarno/Sup)