indosiar.com, Boyolali - (Kamis, 10.11.2011) Dari Boyolali, Jawa Tengah dilaporkan selama 5 tahun ini seorang perempuan bernama Sumarni disandera dan kerap dianiaya anak kandungnya Setyowati. Sumarni yang usianya sudah lebih dari 80 tahun itu hanya bisa pasrah, sedangkan para tetangga mengaku tak berani lantaran sang anak selalu mengancam dengan senjata tajam. Namun akhirnya warga setempat melaporkan Setyowati kepada polisi.
Seperti inilah suasana penangkapan terhadap Setyowati, di rumah orang tuanya, Rabu siang. Polisi dan petugas Satuan Polisi Pamong Praja, atau Satpol PP terpaksa membawa paksa Setyowati, karena ia tidak mau keluar rumah. Sementara dari dalam rumah, sang ibu, yakni Sumarni, terus berteriak-teriak.
Polisi akhirnya mendobrak pintu belakang, kemudian menangkap sekaligus mengamankan Setyowati. Perempuan berusia sekitar 50 tahun ini berusaha berontak, namun akhirnya tidak berdaya.
Petugas terpaksa mengamankan Setyowati, karena perempuan ini diduga telah menyandera dan menganiaya Sumarni, ibu kandungnya sendiri. Menurut warga sekitar, Setyowati melakukan penganiayaan ini sejak lima tahun terakhir. Ia sering mengamuk dan memukuli ibunya sendiri. Dalam sebulan terakhir, Setyowati bahkan mengurung sang ibu yang berusia 86 tahun itu di dalam rumah, tanpa boleh keluar dengan ancaman senjata tajam. Padahal, Sumarnilah yang selama ini mencukupi kebutuhan sehari-hari Setyowati.
Selama ini, tidak ada tetangga yang berani mendekat ke rumah yang dihuni Setyowati dan ibunya. Sebab, Setyowati selalu mengamuk jika ada warga yang berusaha mendekat. Namun karena tidak tega menyaksikan Sumarni terus menerus jadi korban, akhirnya warga melaporkannya ke polisi. Oleh petugas kepolisian, Setyowati dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Klaten untuk pemeriksaan. (Ganug Nugroho Adi/Sup)