indosiar.com, Jakarta - Anggota kapak merah Senin (15/06/09) kemarin, dibekuk aparat Polsek Metro Setia Budi setelah beraksi dikawasan Jakarta Selatan. Dalam aksinya komplotan tersebut selalu menggunakan kapak merah dan hanya mengincar mobil mewah yang tengah terjebak kemacetan. Karena berusaha kabur dua pelaku terpaksa dihadiahi timah panas polisi.
Keenam anggota komplotan kapak merah itu akhirnya dibekuk polisi usai beraksi di Jalan Kyai Haji Abdullah Syafi'i Casablanca, Setia Budi, Jakarta Selatan. Karena berusaha kabur, dua pelaku Aditya dan November, akhirnya dihadiahi timah panas polisi pada bagian kakinya. Komplotan yang digembongi Indra yang kini masih buron itu kerap kali beraksi dikawasan lalu lintas macet dengan mengincar mobil mewah yang tengah terjebak kemacetan.
Dalam aksinya, pelaku selalu menakut-nakuti korbannya dengan kapak berwarna merah. Biasanya korban yang takut nyawanya terancam, tak berdaya setelah sepasang kaca spion mobilnya dicongkel pelaku. Para pelaku mengaku sudah setahun beraksi dan menjual spion hasil curiannya ke kawasan Senen, Jakarta Pusat hingga 3 juta rupiah tiap pasangnya.
Selain mencongkel spion mobil mewah, komplotan ini juga kerap kali menggunakan modus api dalam aksinya. Jika pengemudi berhenti karena terpancing modus pelaku, para pelaku tak segan menguras harta benda milik korbannya seperti handphone, laptop dan sejumlah barang berharga lainnya.
Akibat perbuatannya keenam pelaku ini akhirnya mendekam di ruang tahanan Mapolsek Metro Setia Budi, Jakarta Selatan. Polisi juga masih mengejar dua pelaku lainnya yang kini masih buron. (Dedi Irawan/Sup)