indosiar.com, Palembang/Semarang - Mesin Anjungan Tunai Mandiri atau ATM belakangan makin sering jadi sasaran aksi perampokan. Di Semarang, Jawa Tengah, kawanan perampok bersenjata tajam Rabu (27/05/09) pagi, menggasak mesin ATM Bank NISP dan menggondolnya setelah melumpuhkan satpam. Sementara di Palembang mesin ATM Bank Mandiri juga dibobol kawanan perampok. Akibat perampokan Bank Mandiri mengalami kerugian 900 juta rupiah.
Aksi perampokan dengan modus membobol mesin ATM kembali terjadi. Di Palembang, Sumatera Selatan yang jadi sasaran adalah mesin ATM Bank Mandiri dikawasan Jalan Bay Salim, Batubara Sekit, Ilir Timur Satu. Pelaku yang diperkirakan lebih dari tiga orang membawa mesin berikut brankas yang berisi uang tunai senilai 500 juta rupiah pada Rabu Subuh. Hal itu membuat Bank Mandiri mengalami kerugian sekitar 900 juta rupiah.
Namun polisi kesulitan mengungkap kasus ini karena pihak Bank Mandiri tidak melengkapi ruang mesin ATM nya dengan kamera CCTV.
Sementara di Semarang, Jawa Tengah, kawanan perampok bersenjata tajam yang mengenakan tutup kepala Rabu pagi menggasak mesin ATM Bank NISP di Jalan Ruko Setia Budi, Semarang, setelah melumpuhkan seorang satpam yang bertugas seorang diri.
Dibawah todongan senjata tajam, tangan dan kaki satpam diikat sementara wajahnya ditutupi lakban. Para perampok itu hanya butuh waktu sekitar 30 menit untuk membongkar paksa mesin ATM dan membawanya kabur.
Untuk mengungkap kasus perampokan mesin ATM Bank NISP, petugas Polresta Semarang Selatan melakukan identifikasi sidik jari dilokasi kejadian serta mengumpulkan keterangan sejumlah saksi. (Tim Liputan/Sup)