indosiar.com, Sukabumi - Seorang bocah perempuan berusia 4 tahun di Sukabumi, Jawa Barat kerap menjadi korban penyiksaan kedua orangtuanya sendiri. Selain dipukuli atau disundut rokok oleh sang ayah, ibunya kerap memasukan cabe ke kemaluan korban bila korban dinilai nakal. Tindak penganiayaan ini terungkap setelah warga sekitar melaporkan perbuatan kedua orangtua korban ke polisi.
Bocah 4 tahun bernama Ai Nurjanah, warga Kampung Pasir Cijati, Cihelang, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengalami luka serius di mulut hingga sekujur tubuh, akibat penyiksaan kedua orangtuanya. Telinga korban berdarah akibat pukulan, sedangkan pada kaki dan badan terdapat bekas sundutan rokok.
Bukan itu saja, kemaluan korban juga mengalami infeksi akibat dimasukan cabe oleh kedua orangtuanya. Korban pun mengalami trauma hebat dan takut saat melihat orang yang tidak dikenal. Kini korban terpaksa harus dirawat warga karena kedua orangtuanya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Menurut warga, penyiksaan tersebut sebenarnya sudah berlangsung lama, namun warga tidak berani ikut campur. Namun belakangan karena dinilai keterlaluan, akhirnya warga memberanikan diri melapor ke Mapolsek setempat.
Sementara itu pelaku yang tak lain orangtua korban Ade Eti dan Herman kini diamankan di Mapolsek Cibadak. Keduanya mengaku kerap melakukan tindak kekerasan kepada anak mereka yang menurut mereka untuk pembelajaran, saat sang anak tidak menurut. Eti yang merupakan ibu tiri korban mengaku telah memasukan cabe kedalam kemaluan sang bocah. Sedangkan Herman, ayah kandung korban mengaku pernah menyudut anaknya itu dengan rokok agar tidak rewel.
Kapolsek Cibadak AKP Athena Rustandi mengatakan, bila terbukti bersalah kedua tersangka terancam hukuman berat karena melanggar Undang Undang Perlindungan Anak. Sementara korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum dan perawatan medis lebih intensif. (Wulan Sapto Hadi/Sup)