indosiar.com, Palembang - Kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Palembang. Seorang bocah laki-laki berusia 2,5 tahun tewas mengenaskan dengan sejumlah luka lebam disekujur tubuhnya. Korban diduga tewas setelah disiksa berulang kali oleh ayah tirinya.
Biadap, mungkin kata-kata ini yang pantas diberikan bagi ayah tiri korban. Jasad Arya Arfando, bocah yang berusia 2,5 tahun yang telah terbujur kaku di rumah orangtuanya ditemukan oleh warga setempat.
Sejumlah saksi mata menuturkan, kalau bocah malang ini tewas diduga akibat siksaan yang dilakukan berulangkali oleh ayah tiri bernama Andi. Usai menyiksa anak tirinya ini tersangka pun langsung kabur meninggalkan rumah.
Polisi dari Poltabes Palembang yang mendatangi lokasi kejadian langsung memeriksa jasad korban, terdapat banyak bekas luka lebam disekujur tubuh korban. Polisi menduga, korban sudah seringkali mengalami siksaan.
Sementara menurut nenek korban, tersangka yang menikah dengan ibu korban dua bulan lalu ini dikenal memang sangat ringan tangan terhadap korban. Bahkan tubuh korban pernah disundut dengan api rokok oleh tersangka.
Selanjutnya jasad korban dilarikan ke Rumah Sakit Muhammad Husien Palembang untuk divisum. Sementara pihak Poltabes Palembang langsung mengadakan pengejaran terhadap tersangka Andi yang saat ini masih buron. (Tim Liputan/Sup)