indosiar.com, Bekasi - Sesosok bayi merah dengan bibir sumbing dalam keadaan terbungkus kantong plastik hitam ditemukan warga di tong sampah. Bayi ini ditemukan di perumahan Bekasi Indah Jaya, Mekarsari, Bekasi, Jawa Barat. Ironisnya tali pusar bayi masih menempel dibadan korban dan dalam keadaan hidup. Warga menduga bayi dibuang karena orangtuanya tidak bisa menerima kondisi bayi yang cacat pada bibirnya.
Tim medis Rumah Sakit Umum Kota Bekasi, Jawa Barat Minggu (15/02/09) malam, melakukan pertolongan pada sosok bayi perempuan mungil yang baru saja dilahirkan. Bayi ini ditemukan masih dalam kondisi hidup dengan tali pusar yang masih menempel pada tubuhnya oleh warga didalam sebuah bak sampah di Bekasi.
Saat itu Samsudin, seorang security yang sedang melakukan patroli mendengar suara aneh, saat dilakukan pencarian ditemukan kantong plastik berisi bayi yang masih hidup. Bayi malang ini langsung dilarikan warga ke Rumah Sakit Umum Kota Bekasi untuk mendapatkan pertolongan medis. Dalam pemeriksaan tim dokter diketahui bayi perempuan ini baru saja dilahirkan dengan panjang 49 centimeter, berat 2,4 kilogram dan mengalami kelainan pada bibirnya atau sumbing.
Dugaan sementara bayi malang ini dibuang oleh ibunya sendiri lantaran malu akibat bayi dilahirkan dalam kondisi cacat. Kasus ini kini ditangani oleh Balai Kemitraan Polisi dan Masyarakat (BKPM) Mekarsari Bekasi Timur.
Namun selang beberapa jam setelah bayi ditemukan, pelaku pembuang bayi sekaligus ibu kandung korban ditemukan dan tertangkap. Pelaku adalah seorang pembantu rumah tangga yang telah bekerja selama 4 bulan di perumahan tersebut mengaku panik karena menerima bayi yang baru dilahirkannya itu tidak normal dan bayi tersebut dibuang di bak sampah sekitar 50 meter dari tempatnya bekerja. (Awang Darmawan/Sup)