HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
PATROLI
Kejahatan Hipnotis

Berjabat Tangan, Perhiasan Uang 27 Juta Amblas



indosiar.com, Cirebon - Kejahatan hipnotis kian merajarela sehingga ada baiknya Anda lebih berhati - hati saat bertemu dengan seseorang tidak dikenal. Setelah bersalaman dengan seorang pria yang mengaku berasal dari Singapura, seorang ibu rumahtangga di Cirebon, Jawa Barat mengaku hilang kesadaran dan peralatan koleksi perhiasan senilai 27 juta rupiah digondol pelaku.

Korban akhirnya ditinggalkan ditepi jalan dengan sejumlah uang ganti palsu. Nurul Badriyah, tampak masih shock saat melapor ke Mapolres Cirebon, Jawa Barat. Warga Desa Budur, Kecamatan Ciwaringin ini baru saja menjadi korban hipnotis. Perhiasan emas dan berlian miliknya senilai 27 juta rupiah raib dibawa kabur penghipnotis.

Peristiwa berawal saat korban hendak membeli obat di apotik Pasuketan, Cirebon. Gerak - gerik Badriyah tampaknya telah diawasi seorang pria yang mengaku sebagai warga negara Singapura, yang kemudian mengajak korban berjabat tangan berkenalan. Saat itulah korban mulai merasa kesadarannya berkurang.

Bersama seorang pria lain yang diduga merupakan anggota sindikat, keduanya membujuk korban menunjukkan letak simpanan perhiasannya dirumah. Menggunakan mobil milik pelaku, ketiganya menuju rumah korban. Usai mengambil seluruh perhiasan korban kembali digiring ke mobil dan di ajak jalan - jalan.

Korban diturunkan dalam kondisi setengah sadar diwilayah Parimanan. Sementara seluruh perhiasan korban berupa kalung, gelang, cincin dan sejumlah batu permata senilai 27 juta rupiah digondol pelaku yang menukarnya dengan uang kertas berhasil palsu.

Kasus ini masih ditangani petugas Polres Cirebon, masyarakat dihimbau untuk berhati - hati terhadap orang yang baru saja mereka kenal ditempat umum. (Masyuri Wahid/Dv).

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: