indosiar.com, Bandar Lampung - Lantaran membela kakaknya, seorang pria di Bandar Lampung tewas ditikam. Korban tewas dengan luka dibagian dada dan pinggang kanannya akibat tikaman sebilah badik.
Linda tidak dapat menahan tangisnya saat melihat jasad Joni Firmansyah, suaminya tewas secara mengenaskan. Pria beranak satu warga Jalan Ratu Cemara Raya, Wae Kandis ini tewas dengan luka tikam pada bagian dada dan pinggangnya.
Menurut keterangan pihak keluarga, bersama satu rekannya, Joni sebelumnya sempat berpamitan hendak menyelesaikan masalah kakak kandungnya bernama Edwin yang terlibat perkelahian. Kendati telah dicegah, korban tetap nekad berangkat untuk ikut kakaknya menemui para pelaku.
Linda mengaku shok setelah mengetahui suaminya tewas di rumah sakit. Tak kurang dari 5 jam, salah satu dari dua pelaku pembunuhan berhasil dibekuk petugas. Salah satunya adalah Simin, tetangga korban sendiri. Karyawan pabrik mebel ini mengungkapkan, keributan itu berawal saat tersangka bersama rekannya SR, yang masih buron tengah nongkrong di depan rumah. Diduga saat itu SR mengeluarkan kata-kata kotor hingga membuat Edwin, kakak korban tersinggung dan memicu terjadinya perkelahian.
Joni yang mencoba membela kakaknya tewas terkena tusukan sebilah badik di tangan SR. Sementara itu petugas kini masih mengejar tersangka SR yang diduga kabur ke tempat asalnya di Kabupaten Wae Kanan. Petugas juga menyita sebilah senjata tajam yang digunakan tersangka untuk membunuh sebagai barang bukti. (Fauzi Heri/Sup)