indosiar.com, Tangerang - Gembong pencuri sepeda motor (ranmor) Kamis (01/03/07) kemarin, ditembak mati polisi karena melawan saat hendak ditangkap. Tersangka yang baru 2 bulan mengenyam udara bebas ini akhirnya meregang nyawa setelah satu butir peluru polisi menembus dadanya.
Petugas Satuan Reskrim Polres Serpong Tangerang harus bersusah payah mengotong jasad Pii ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Tangerang. Tersangka yang dikenal sebagai gembong ranmor ini tewas setelah terlibat baku hantam dengan petugas yang hendak menangkapnya.
Satu timah panas polisi yang bersarang di dada tersangka akhirnya melumpuhkan upaya tersangka untuk kabur dari kejaran petugas.
Tertangkapnya gembong ranmor asal Lebak Rangas Bitung, Banten ini bermula dari pengembangan Satuan Reskrim Polsek Serpong yang melakukan penyelidikan terhadap jaringan ranmor wilayah Lebak Banten sebelumnya yang telah ditangkap.
Kapolsek Serpong AKP Susatyo Purnomo mengatakan, tersangka merupakan gembong ranmor yang paling dicari selama ini. Dalam catatan kepolisian, tersangka telah melakukan pencurian belasan motor dalam waktu 2 bulan semenjak tersangka bebas dari penjara.
Dalam penggrebekan polisi mengamankan 4 kunci leter T, badik yang dijadikan alat untuk mengancam para korbannya serta 2 unit sepeda motor hasil kejahatan tersangka. (Mas'ud Ibnu Samsuri/Sup)