indosiar.com, Bekasi - Kekerasan dalam rumah tangga seperti kekerasan terhadap seorang anak terjadi lagi di Bekasi. Kali ini menimpa seorang bocah perempuan berusia 4 tahun. Pelakunya adalah ibu angkatnya sendiri. Korban disiksa hanya karena kencing di kasur tempat tidur korban. Akibat penganiayaan itu korban menderita patah lengan kiri karena diplintir ibu angkatnya.
Elis Yesica tampak kesakitan saat lukanya diperiksa di ruang isolasi anak Rumah Sakit Karya Medika Satu Cibitung, Kabupaten Bekasi. Elis menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan ibu angkatnya bernama Dastria Sihombing. Korban mengalami luka memar dibagian wajah dan ditubuhnya dipenuhi cakaran.
Paranya lagi wajah korban juga dibaluri balsam dan lengan sebelah kanan korban patah akibat diplintir oleh ibu angkatnya itu. Sementara Thamrin ayah angkatnya tidak mengetahui perbuatan kekerasan yang dilakukan istrinya.
Menurut Toni Nabawan, abang ipar tersangka, dirinya baru mengetahui tindak penganiayaan yang dilakukan adik iparnya itu Rabu (27/02) kemarin. Yang dia tahu Elis Yesica diangkat anak dan diasuh adik iparnya sekitar bulan Oktober 2007.
Menurut Toni, kekerasan yang dilakukan adik iparnya itu diduga hanya karena kesal dan disebabkan oleh persoalan sepele. Misalnya hanya karena korban kencing di kasur atau ada kotoran di celananya korban sudah disiksa habis-habisan. Kasus kekerasan terhadap anak ini kini ditangani Polres Bekasi. (Awang Darmawan/Sup)