indosiar.com, Sumedang - (Kamis,02.02.2012) Musibah kecelakaan maut kembali terjadi. Rabu sore (01,02) kemarin, sebuah bus jurusan Tasikmalaya-Subang terjun masuk jurang sedalam 6 meter di Sumedang. 12 penumpang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Diduga bus mengalami rem blong saat melintasi turunan yang curam.
Kecelakaan maut ini terjadi ditanjakan Sae tepatnya di dusun Cilangkap Desa Sukajadi Kecamatan Wado Sumedang. Bus Maju Jaya jurusan Tasikmalaya-Subang terjun masuk jurang sedalam 6 meter.
Sebanyak 12 orang penumpangnya meninggal dunia terjepit badan bus yang ringsek dua diantaranya meninggal dirumah sakit. Sementara sebanyak 24 orang penumpang lainnya termasuk sopir bus Iwan Sopyan menderita luka patah tulang kaki dan tangan akibat terjebit dan terkena benturan saat bus yang sarat penumpang itu masuk jurang.
Menurut keterangan saksi, bus naas tersebut datang dari arah Tasikmalaya menuju Subang via Sumedang, namun saat melintasi turunan tiba-tiba kecepatannya meningkat dan oleng. Sebelum masuk jurang bus sempat menabrak truk.
Kecelakaan bus Maju Jaya ini makin menambah panjang jumlah kecelakaan bus di jalan raya. Pada awal tahun 2012 lalu, bus Sumber Kencono terguling di Jalan Raya Madiun-Surabaya di Desa Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur Minggu Satu Januari 2012.
Insiden ini menyebabkan sedikitnya 6 penumpang tewas dan beberapa lainnya luka-luka. Kecelakaan maut ini berujung dengan pemberian sanksi oleh Polda Jatim terhadap sopir bus Sumber Kencono Agus Widodo, berupa sanksi pencabutan SIM, selain ditetapkan juga sebagai tersangka. (Deni Muhamad Arif/Sup)