indosiar.com, Tulungagung - Jangan bermain api, mungkin kalimat itu tepat ditujukan pada seorang pria korban pembacokan sahabatnya. Sang sahabat cemburu karena korban sering menggoda isteri pelaku, kecemburuan itu membuat pelaku nekat membacok korban dan kini korban pun harus dirawat di rumah sakit.
Beginilah kondisi Ahmad Shodiq yang dirawat diruang instalasi rawat darurat Rumah Sakit Dr. Iskak, Tulungagung, Jawa Timur Senin (10/8/09) siang, warga Gendingan, Kecamatan Kedungwaru ini terluka lengan kanannya akibat sabetan senjata tajam dari teman karibnya Slamet.
Menurut korban sebelum membacokan, ia dan Slamet bersama - sama mengendarai motor mereka masing - masing. Tak disangka Slamet kemudian membacoknya dan langsung melarikan diri.
Pelaku pembacokan Slamet ditangkap dirumah isterinya Heni sekitar 3 jam setelah kejadian, kepada polisi Slamet mengaku nekat membacok sahabat karibnya lantaran cemburu. Menurut Slamet korban kerap menggoda isterinya.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka terancam dikenakan Undang - Undang Darurat no. 12 tahun 1951 tentang senjata tajam dengan ancaman 10 tahun penjara, junto Pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman 4 tahun penjara. (Danu Sukendro/Dv).